Selasa, 25 Maret 2025
Senin, 10 Maret 2025

Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Pemerintah Soppeng Menuju Layanan Kesehatan Optimal
Soppeng, Sigapnews.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Ibu Indira Azis Rumalutur, S.Si., SE., MM., AAK, beserta rombongan di Lounge Kantor Bupati Soppeng, Senin, 10 Maret 2025.
Minggu, 02 Februari 2025

Program Posyandu dan Babinsa, Wujudkan Anak Sehat di Blitar
Kamis, 23 Januari 2025

Polresta Sidoarjo Bantu Kesehatan Warga Desa Kedungbanteng Terdampak Banjir
Jumat, 04 Agustus 2023

Sekda Soppeng : Keberhasilan RS Latemmamala Capai Target Program Nasional Jika Lakukan Hal Ini
Soppeng, Sigapnews.com, Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng Drs HA Tenri Sessu, M.Si menghadiri acara Sosialisasi Program Nasional dan Penguatan Jejaring Rujukan, yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala dilangsungkan di Aula Hotel Maryam Palace. Jumat (4/8/2023).
Ketua Panitia, dr. Andi Nildawaty, Sp. PD dalam laporannya mengatakan, " Program Nasional merupakan program-program prioritas dari Kementerian Kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas dan taraf Kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
"Pada standar akreditasi RS, Program Nasional meliputi Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak, Penurunan Angka Kesakitan TB, Penurunan Angka Kesakitan HIV/AIDS, Penurunan prevalensi stunting dan wasting, pelayanan KB RS Program Yang termasuk dalam Prognas ini Sebagian besar bukanlah sesuatu yang baru.
"Bagi tenaga Kesehatan, Program-program ini telah kita geluti bersama sejak puluhan tahun terakhir.
"Namun bahkan dengan berbagai Upaya target-target dari program tersebut masih jauh dari harapan, misalnya angka kematian ibu nasional pada tahun 2022 berkisar 305 kematian per 100.000 KH (183), deteksi TBC di Indonesia mencapai rekor tertinggi di tahun 2022.
"Oleh karena itu, Kemenkes masih menjadikan kelima program tersebut sebagai prioritas pelayanan di tahun 2023 dan RS sebagai pusat pelayanan Kesehatan yang bersifat kuratif diharapkan berperan dalam menurunkan angka kematian dan kesakitan dari kasus-kasus tersebut, sehingga dimasukkanlah sebagai standar akreditasi RS, jelasnya.
"Namun segala Upaya tenaga Kesehatan di RS tidak akan memberikan hasil yang maksimal tanpa adanya kerja sama dari pemerintah daerah dan puskesmas sebagai fasilitas Kesehatan tingkat pertama.
"Puskesmas dan pemerintah daerah, terutama dari lingkup terkecil, adalah ujung tombak dan berada di garis terdepan dalam memperbaiki taraf Kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Soppeng, katanya.
"Kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan hari ini dapat membuka wawasan kita Bersama mengenai kasus-kasus atau kondisi-kondisi masyarakat seperti apa yang harus kita kawal Bersama hingga mendapat pelayanan Kesehatan yang terbaik dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat Kabupaten Soppeng.
"Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yakni, Mensosialisasikan program nasional RS, Memberikan penyegaran dan tambahan pengetahuan dalam deteksi dini kasus di lapangan, kemudian tercapainya penguatan jejaring rujukan kasus yang termasuk dalam Program Nasional (Prognas).
Dalam kegiatan ini sebagai peserta yakni terdiri dari, Kepala DP3APPKB Kabupaten Soppeng Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, Kabid P2P Dinas Kesehatan, Kabid Yankes Dinas Kesehatan, Para Camat, Kepala Puskesmas, Dokter Pkm, Bidan Koord, Tenaga Gizi PKM, sebut ketua panitia.
Ditempat yang sama, Direktur RSUD La Temmamala Soppeng, dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ dalam sambutannya mengatakan, " Kegiatan ini kami sangat harapkan bagaimana koordinasi bisa berjalan antara pihak rumah sakit dengan pihak lainnya, dan para Camat yang hadir yang merupakan stakeholder kita, yang tidak kalah pentingnya leading sektor para Kepala Puskesmas yang selalu mendukung program pemerintah dalam hal pelayanan rujukan yang ada di rumah sakit, sehingga program nasional ini dapat berjalan dengan baik, jelasnya.
"Kami sangat mengharapkan nantinya para teman-teman yang dari Puskesmas dapat menerima dan menyerap materi-materi dari para narasumber nantinya sehingga dapat mengimplementasikan di pelayanan, terutama penanganan stunting yang merupakan program nasional serta penanganan -penanganan kesehatan yang lainnya.
"Dan perlu kami sampaikan bahwa di RSUD Latemmamala akan melaunching Poliklinik stunting yang merupakan suatu inovasi aksi perubahan dari peserta diklatpim 3 yaitu Wakil Direktur II RSUD La Temmamala, Drg. Aswan M.Kes.
Sekretaris Daerah, Drs.H.A.Tenri Sessu, M.Si dalam sambutannya yang mewakili Bupati Soppeng sekaligus membuka Sosialisasi Program Nasional Dan Penguatan Jejaring Rujukan mengatakan bahwa," Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.
"Pada rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) bidang kesehatan telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai.
"Salah satu fungsi Rumah Sakit adalah melaksanakan program pemerintah dan mendukung tercapainya target-target pembangunan nasional.
"Salah satu target tersebut terdapat pada standar akreditasi Rumah Sakit yaitu program nasional yang meliputi, peningkatan kesehatan ibu dan bayi, penurunan angka kesakitan tuberkulosis/TBC, penurunan angka kesakitan HIV/AIDS, penurunan prevalensi stunting dan wasting, pelayanan Keluarga Berencana rumah sakit.
"Pelaksanaan program Nasional oleh Rumah Sakit diharapkan mampu meningkatkan akselerasi pencapaian target RPJMN bidang kesehatan sehingga upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat segera terwujud.
"Keberhasilan RS dalam mencapai target program nasional ini baru dapat terwujud dengan bantuan dan kerjasama dari segala sektor seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas DP3AAKB, dan Pemerintah Daerah.
"Peran dari sektor tersebut terutama dalam hal deteksi dini kasus dan upaya percepatan rujukan melalui jejaring Pemda, Puskesmas, dan Dinkes ke Rumah Sakit.
"Saya berharap semoga kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar sampai dengan selesai dan hasil yang diperoleh dapat bermanfaat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Soppeng yang kita cintai, pungkas Sekda H Andi Tenri Sessu.
Turut Hadir pada kegiatan ini, Kadis Kesehatan, Kadis P3AAKB, Jajaran Manajemen RSUD La Temmamala kabupaten Soppeng.
Published : Edil Rauf
Jumat, 03 Juni 2022

Luar Biasa Perhatian Kapolri, Bantu Bad Pasien di Klinik Milik Penemu Obat Penyakit Kulit
Minggu, 08 Agustus 2021

Join Bone Peduli Negeri, Warga Antusias Ikuti Vaksinasi dan Donor Darah
Minggu, 06 Juni 2021

Tekan Sebaran Covid di Kudus Jateng, Ini Penyampaian Kapolri, Panglima dan Kepala BNPB
Jumat, 04 Juni 2021

Dengan Swab Antigen dan Penyekatan Mudik Lebaran, Kebijakan Polri Berkontribusi Turunkan Angka Virus Corona
Senin, 24 Mei 2021

Bupati Soppeng Sebut Delapan Aksi Integrasi Intervensi Penurunan Stunting
Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com,- Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng menggelar pertemuan penyusunan Rencana kegiatan Aksi I ( Analisis Situasi) Program Penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng di hadiri Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak, SE yang dilangsungkan di
ruang rapat Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (24/5/2021).
Kegiatan tersebut secara resmi di buka oleh Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE yang dalam sambutannya mengatakan, "Pagi hari ini kita dipertemukan dalam rangka pertemuan kegiatan I analisis situasi dalam rangka penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng, ujarnya.
Bupati Soppeng saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan pertemuan (Foto Istimewa)."Tentu kehadiran kita di sini adalah merupakan suatu hal yang penting dan strategis, sehingga kami menganggap bahwa pertemuan ini adalah mutlak dan wajib kita hadiri, sebagai upaya kita dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab kita dalam menjalankan salah satu tugas berat kita yakni bagaimana menurunkan angka stunting di Kabupaten Soppeng. Tutur Kaswadi Razak dalam sambutannya.
"Oleh karena itu, lanjutnya, "Kami harapkan semuanya dapat berpartisipasi untuk serius, karena salah satu tugas pokok kita selaku pemerintahan yaitu sebagai pendukung, tentu hal ini sangat penting serta merupakan program cikal bakal menghadirkan generasi-generasi tangguh di masa-masa yang akan datang. Imbuh Bupati Soppeng.
Menurutnya, "Salah satu ciri-ciri stunting adalah pendek, mulai proses kehamilan dan proses melahirkan semua ada prosesnya, sehingga jika prosesnya salah maka lahirlah kriteria stunting, dengan demikian kita berusaha agar hal demikian tidak terjadi. Jelas Andi Kaswadi.
"Adapun delapan aksi integrasi intervensi penurunan Stunting yaitu melakukan analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan Bupati/kota tentang peran Desa, pembinaan KPM, sistem menajemen data, pengukuran dan publikasi stunting serta melakukan review kinerja tahunan. Papar Bupati Soppeng.
"Kondisi stunting ini tentu menjadi komitmen kita di Bumi Latemmamala bahwa, semua sektor dan kemampuan yang dimiliki akan kita gunakan dalam menangani masalah stunting ini, dan terlebih lagi di masa pandemi covid-19, oleh sebab itu marilah kita bekerja ikhlas serta semangat yang kuat, ajak Bupati Kaswadi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Sallang, S.KM, M.Kes. menjelaskan bahwa, "Melalui pertemuan ini diharapkan adanya peningkatan kerjasama integritasi yang baik dengan lintas program dan lintas sektor untuk mendukung program penurunan stunting di kabupaten Soppeng, paparnya.
"Adapun waktu pelaksanaannya diselenggarakan selama 1 hari pada hari ini tanggal 24 Mei 2021 di ruang gabungan Dinas Kabupaten Soppeng.
Untuk nara sumber dalam kegiatan ini yakni Tim Investing in Nutrition and Early Years ( Regional V Bangda Kemendagri) yaitu : Lukman Nur Hakim (Public Policy Specialist) dan Besse Kuti (Technical Assistants Public Policy). Beber Sallang.
"Untuk peserta yakni, "para kepala SKPD terkait, para camat, tenaga ahli pelayanan sosial dasar dan Pengurus PKK Kab.Soppeng, Pungkasnya. (Red).
Selasa, 02 Maret 2021

Sebagai Garda Terdepan, Personil Polres Soppeng Antusias Ikuti Vaksinasi Covid 19 Tahap Kedua
Sabtu, 27 Februari 2021

Bupati Soppeng Harap Kamar Perawatan Tidak Terisi dan Jangan Lagi Ada Alumni Corona
Minggu, 24 Januari 2021

Kadis Kelautan dan Perikanan Mendukung dan Siap Menyukseskan Hadirnya Vaksin di Muna Barat
Sabtu, 23 Januari 2021

Delapan Desa Di Kecamatan Maginti Siap Untuk Divaksin

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mubar Siap Divaksin Pertama
Kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Nakertrans) kabupaten muna barat Ahmad Ramadhan (Foto Istimewa).
Jumat, 15 Januari 2021

Ormas Pekat IB Desak Polisi Usut Kasus Pelanggaran Prokes Raffi Ahmad

Memasuki Hari 4, Dinas PPK dan UKM Bersama Satpol PP Kembali Gelar Patroli Pembatasan di Warkop dan RM
Senin, 05 Oktober 2020

Artis dan Pekerja Hiburan/Pariwisata Demo Tolak PSBB, Minta DPRD Gunakan Hak Angket Kepada Gubernur DKI Jakarta
Sabtu, 23 Mei 2020

Alfred SP Panduu Sebut Bertambahnya Pasien Positif Covid 19 Akibat Uji Swab Massal Bukan Langkah Mundur
Jumat, 22 Mei 2020

FOLLOW THE SIGAPNEWS.COM AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow SIGAPNEWS.COM on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram