-->

Ads

Nasional

Kesehatan

Internasional

TOP NEWS

Kamis, 05 November 2026

Warisan Gagasan Almarhumah Terus Hidup, TK Negeri Lamung Patue Pertahankan Program HADIR


Soppeng, Sigapnews.com, Dedikasi seorang pendidik tidak hanya dikenang melalui masa pengabdiannya, tetapi juga dari gagasan dan inovasi yang terus memberikan manfaat meski sosok pencetusnya telah tiada.

Semangat tersebut ditunjukkan keluarga besar TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng dengan tetap menjalankan program HADIR (Hebatnya Ayah dan Ibu Mengajar), sebuah program yang mendorong keterlibatan langsung orang tua dalam proses pembelajaran anak di lingkungan sekolah.

Program yang digagas almarhumah Andi Tenri Seno, S.Pd., itu kini terus dilanjutkan oleh Kepala TK Negeri Lamung Patue, Jumrah, S.Pd., sebagai bentuk penghargaan terhadap pemikiran dan pengabdian almarhumah di dunia pendidikan anak usia dini.

Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan HADIR menghadirkan Nur Fatmi, S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Ibu Uci, ibunda dari Mikayla, peserta didik Kelompok B3.

Ibu Uci berkesempatan mengambil peran sebagai tenaga pengajar dengan memperkenalkan bahasa Inggris kepada anak-anak, khususnya materi pengenalan angka 1 sampai 20.

Dengan pendekatan yang menyenangkan, pembelajaran dikemas melalui lagu dan permainan edukatif. Anak-anak diajak bernyanyi sambil menyebutkan angka dalam bahasa Inggris, kemudian mengasah kemampuan berhitung melalui gambar berbagai jenis buah, di antaranya melon, anggur, dan semangka.

Keseruan semakin terasa ketika anak-anak diminta menghitung jumlah buah dan menyebutkan hasilnya dalam bahasa Inggris. Hadiah yang disiapkan bagi peserta yang mampu menjawab dengan tepat turut menambah motivasi dan semangat belajar.

Metode tersebut membuat suasana kelas lebih hidup. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga belajar membangun keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi.

Kepala TK Negeri Lamung Patue, Jumrah, S.Pd., menegaskan bahwa program HADIR akan terus dipertahankan karena memiliki nilai edukasi sekaligus menjadi salah satu warisan gagasan positif dari almarhumah Andi Tenri Seno.

Ia mengenang almarhumah sebagai sosok pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan sekolah dan senantiasa mengayomi seluruh tenaga pendidik.

"Program HADIR ini merupakan ide cemerlang almarhumah Ibu Andi Tenri Seno, S.Pd. Kami sebagai penerus hanya melanjutkan program kerja dan gagasan baik yang telah beliau rintis. Kami berharap program ini tetap berjalan karena manfaatnya sangat besar, terutama dalam membangun keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak," ungkap Jumrah.

Jumrah juga mengapresiasi kesediaan Ibu Uci yang telah berpartisipasi langsung dalam kegiatan pembelajaran. Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kualitas pendidikan anak.


Sementara itu, Wali Kelas B3, Hj. Amriani, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran orang tua sebagai pengajar memberikan pengalaman berbeda bagi peserta didik sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih variatif.

Baginya, program HADIR bukan sebatas menghadirkan orang tua di ruang kelas, melainkan membangun hubungan yang lebih erat antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.

DOA DAN KENANGAN UNTUK ALMARHUMAH

Komitmen melanjutkan program HADIR juga menjadi momentum bagi keluarga besar TK Negeri Lamung Patue untuk mengenang jasa almarhumah Andi Tenri Seno, S.Pd.

Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih atas dedikasinya, seluruh guru bersama-sama membacakan Surah Al-Fatihah dan mengirimkan doa untuk almarhumah. Pembacaan dipimpin oleh Ibu Asri Bungawli, S.Pd.

Almarhumah dikenang sebagai pribadi yang baik, penuh perhatian, serta selalu memberikan dukungan dan pengayoman kepada para guru. Nilai-nilai kebersamaan yang diwariskannya masih menjadi bagian dari semangat keluarga besar sekolah dalam menjalankan tugas pendidikan.

Kini, gagasan tersebut terus berlanjut melalui program HADIR. Setiap kehadiran orang tua yang berbagi ilmu di ruang kelas menjadi bukti bahwa pemikiran baik akan tetap hidup ketika diteruskan dan dikembangkan bersama.

Bagi TK Negeri Lamung Patue, mempertahankan program HADIR bukan sekadar menjalankan agenda sekolah, melainkan bentuk penghormatan terhadap jasa seorang pendidik yang telah meletakkan fondasi kebersamaan antara sekolah dan keluarga.

Sebuah pesan sederhana yang terus diwujudkan: pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan kehadiran, perhatian, dan cinta dari kedua orang tua.

(Yund)

Kasus Korupsi Bantuan Korban Banjir Samosir, Fitri Agust Karo-Karo Dijatuhi Vonis 1 Tahun Penjara


Medan, Sigapnews.com, Perkara korupsi bantuan penguatan ekonomi bagi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Tahun Anggaran 2024, memasuki babak putusan. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman satu tahun penjara terhadap Fitri Agust Karo-Karo.

Putusan tersebut dibacakan dalam persidangan pada Kamis (5/11/2026). Fitri Agust Karo-Karo yang saat perkara berlangsung menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Samosir dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi.

Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dakwaan subsidair Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam putusannya, terdakwa dijatuhi pidana penjara selama satu tahun dan denda Rp50 juta. Apabila denda tidak dibayarkan, terdakwa harus menjalani pidana kurungan selama dua bulan.

Selain hukuman pokok, Majelis Hakim juga menetapkan kewajiban pembayaran uang pengganti sebesar Rp60 juta. Jika tidak dibayarkan, harta benda terdakwa dapat disita dan dilelang. Apabila tidak memiliki harta benda yang mencukupi, diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan.

Besaran vonis tersebut lebih rendah dibandingkan tuntutan JPU yang sebelumnya meminta hukuman empat tahun penjara, denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan, serta uang pengganti sebesar Rp516.298.000.

Sidang putusan ini dimonitor langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Samosir, Akwan Annas, S.H., M.H., bersama Koordinator Tim JPU Herman Ronald M.P., S.H., M.H., yang juga menjabat Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus.

Turut hadir dalam persidangan anggota Tim JPU, Modana Hutajulu, S.H. dan Arina Pandiangan, S.H.

Majelis Hakim juga menetapkan barang bukti dalam perkara tersebut dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk digunakan dalam penanganan perkara terkait lainnya.

Putusan ini diambil setelah Majelis Hakim mempertimbangkan seluruh fakta hukum yang terungkap selama proses persidangan, termasuk keterangan para saksi, ahli, alat bukti surat dan barang bukti yang diajukan oleh JPU.

Kejaksaan Negeri Samosir menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi secara profesional, objektif, transparan dan akuntabel.

Selama persidangan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.

(Red)

MTQ ke-V Kabupaten Soppeng Digelar, Suwardi Haseng Dorong Lahirnya Generasi Cinta Al-Qur’an


Soppeng, Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang religius, berkarakter, dan penuh nilai-nilai kebajikan.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQ) ke-V Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2026 di Lapangan Andi Mattoliang, Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kamis malam (5/11/2026).

Ajang keagamaan tingkat kabupaten ini diikuti 241 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Soppeng. Pelaksanaannya berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 November 2026, dengan mempertandingkan sejumlah cabang, antara lain Tilawah, Tartil, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khat Qur’an.

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng menyampaikan bahwa MTQ harus menjadi sarana membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik dan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dari sisi mental, moral, dan spiritual, juga harus menjadi perhatian utama.

“Pembangunan fisik daerah yang selama ini gencar kita lakukan tidak akan lengkap tanpa diimbangi oleh pembangunan mental dan spiritual masyarakatnya,” ungkapnya.

Menurut Suwardi, generasi muda yang memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung kemajuan daerah. Karena itu, ia berharap MTQ dapat menjadi wadah pembinaan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh tanggung jawab, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Prestasi memang penting, namun esensi MTQ jauh lebih besar, yakni mengagungkan kalam Allah SWT dan mempererat tali persaudaraan.

Kepada dewan hakim, Bupati meminta agar penilaian dilakukan secara profesional, jujur, objektif, adil, dan transparan. Dengan demikian, peserta terbaik yang terpilih nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Soppeng pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Luwu Timur.

Pada kesempatan tersebut, Suwardi turut menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Pemerintah Kecamatan Donri-Donri, pemerintah desa, masyarakat, serta para sponsor yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ.

Mengusung tema “Melalui MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Soppeng yang Qur’ani Menuju Soppeng Sukses Setara, Religius dan Berdaya Saing”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat.

MTQ ke-V bukan sekadar panggung untuk melahirkan juara, melainkan juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun generasi Qur’ani demi masa depan Kabupaten Soppeng yang lebih religius dan berdaya saing.

(Red)

Bupati Suwardi Haseng Lepas 276 Kontingen PORPROV, Tiga Pesan Jadi Bekal Atlet Soppeng Menuju Arena


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng menargetkan keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan atlet sekaligus mengukir prestasi di tingkat provinsi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., secara resmi melepas 276 personel kontingen Kabupaten Soppeng dalam sebuah prosesi pelepasan yang berlangsung di Soppeng, Kamis (5/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Suwardi tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh atlet yang akan berlaga di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.

Bupati meminta para atlet menjadikan perjuangan meraih prestasi, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga nama baik daerah sebagai prinsip selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam PORPROV bukan sekadar mengejar medali atau gelar juara. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan olahraga sekaligus menunjukkan potensi putra-putri terbaik Kabupaten Soppeng.

"Saudara-saudara sekalian bukan sekadar peserta pertandingan, tetapi membawa nama daerah, kehormatan daerah, serta harapan masyarakat Kabupaten Soppeng," ujar Suwardi.

Tiga Pesan Bupati untuk Atlet

Pesan pertama, Bupati meminta seluruh atlet berjuang sungguh-sungguh dan tidak kehilangan kepercayaan diri ketika berhadapan dengan atlet dari daerah lain.

Ia mengingatkan bahwa prestasi tidak hanya ditentukan oleh bakat, melainkan juga disiplin, latihan, mental yang kuat, dan kemauan untuk terus berjuang.

Pesan kedua, seluruh atlet diminta menjaga sportivitas dan kehormatan daerah. Bertandinglah secara jujur, hormati lawan, patuhi keputusan wasit dan juri, serta terima hasil pertandingan dengan lapang dada.

"Menang dengan terhormat adalah kebanggaan, dan menerima kekalahan dengan lapang dada adalah bagian dari jiwa seorang olahragawan sejati," tegasnya.

Pesan ketiga, menjaga nama baik Kabupaten Soppeng di mana pun berada. Bupati berharap para atlet menunjukkan sikap santun, disiplin, rendah hati, serta mampu menghargai sesama, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan.

Suwardi juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga membutuhkan proses panjang dan pembinaan yang berkesinambungan. Karena itu, PORPROV diharapkan menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Soppeng agar mampu melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat nasional.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada KONI Kabupaten Soppeng, pelatih, ofisial, manajer cabang olahraga, dan seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan kontingen.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelepasan Kontingen, Adi Setiadi, yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng, melaporkan bahwa kontingen Soppeng diperkuat 276 personel.

Jumlah tersebut terdiri atas 170 atlet, 45 pelatih, 39 ofisial, dan 22 manajer cabang olahraga yang akan mengikuti 19 cabang olahraga.

Di Kabupaten Wajo, Soppeng akan mengikuti pencak silat, petanque, bola basket, tenis lapangan, akuatik, tenis meja, balap motor, bola tangan, berkuda panahan, dan bulutangkis.

Sementara di Kabupaten Bone, atlet Soppeng akan berlaga pada cabang olahraga catur, bola voli, panjat tebing, biliar, panahan, esports, atletik, karate, dan menembak.

Untuk mendukung kebutuhan kontingen selama pertandingan, panitia telah menyiapkan 24 pondokan, terdiri atas sembilan pondokan di Kabupaten Wajo dan 15 pondokan di Kabupaten Bone.

Sebelum memberikan sambutan, Bupati secara simbolis memasangkan jaket dan topi kontingen kepada perwakilan atlet. Selanjutnya dilakukan penyerahan bendera kontingen dari Bupati kepada Ketua Kontingen, Adi Setiadi.

Prosesi pelepasan kemudian ditutup dengan swafoto bersama seluruh atlet dan jajaran kontingen.

Dengan kekuatan 170 atlet yang akan bertanding pada 19 cabang olahraga, Kabupaten Soppeng kini bersiap menghadapi persaingan PORPROV XVIII 2026 dengan membawa harapan besar untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah.

Soppeng Sukses, Soppeng Juara, Soppeng Berprestasi!

(Yund)

Rabu, 04 November 2026

Bupati Suwardi Haseng Bersama Jajaran Pemkab Soppeng Ikuti Penguatan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE, mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis (5/11/2026), di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Kehadiran Bupati Soppeng dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, tertib administrasi, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dalam kegiatan itu, Suwardi Haseng didampingi Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BKAD, Kepala Balibangda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Kesehatan.

Rakor yang melibatkan Gubernur Sulawesi Selatan, para bupati dan wali kota, pimpinan DPRD, serta jajaran perangkat daerah tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memperbaiki sistem pemerintahan sekaligus mempersempit ruang terjadinya penyimpangan dan tindak pidana korupsi.

Salah satu agenda penting adalah penandatanganan komitmen bersama antara Kemendagri, KPK, BPKP, LKPP, kepala daerah, dan ketua DPRD. Kesepakatan tersebut menitikberatkan pada penguatan integritas, peningkatan efektivitas pengawasan, serta perbaikan tata kelola keuangan dan pembangunan daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus dalam pemaparannya menegaskan pentingnya kepemimpinan kepala daerah yang berintegritas untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dan dapat dipercaya masyarakat.

Pimpinan KPK RI, Dr. Johanis Tanak, membahas penguatan integritas kepala daerah melalui upaya pencegahan korupsi dan pembenahan sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sementara itu, BPKP memberikan perhatian pada penguatan pengendalian intern dan manajemen risiko sebagai langkah memastikan setiap program pembangunan terlaksana secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Materi lainnya dibahas melalui dua sesi panel yang menghadirkan narasumber dari KPK, Kemendagri, BPKP, dan LKPP. Pembahasan mencakup pemetaan risiko korupsi, pengawasan pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan, serta pencegahan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.

Forum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pencegahan korupsi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan, bukan hanya lembaga pengawasan. Kepemimpinan yang berintegritas, sistem administrasi yang baik, dan pengawasan yang konsisten menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Dengan mengikuti rakor ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng diharapkan semakin memperkuat langkah pembenahan birokrasi dan pengawasan internal, sehingga seluruh program pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan sesuai aturan serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Red)

Perluas Gerakan Literasi hingga Desa dan Komunitas, Pemkab Soppeng Fokus Bangun SDM Berkualitas


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong penguatan budaya literasi sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun Anggaran 2026 yang melibatkan 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng itu berlangsung di Aula Kantor Camat Lalabata, Kamis (5/11/2026), dengan mengusung tema “Literasi untuk Kecerdasan dan Kesejahteraan Masyarakat”. Pelaksanaan kegiatan ini didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik.

Bimtek tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan gerakan literasi, tidak hanya melalui lingkungan sekolah dan perpustakaan, tetapi juga hingga tingkat desa, kelurahan, keluarga, dan komunitas masyarakat.

Sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, di antaranya Bunda Literasi dari delapan kecamatan, pengelola perpustakaan sekolah, desa, kelurahan dan kecamatan, pengelola perpustakaan khusus Lapas, pegiat literasi hingga insan pers.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng, Andi Herill Dolly, S.E., menyebut keterlibatan berbagai elemen tersebut diharapkan mampu memperkuat jejaring dan kolaborasi dalam mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Bunda Literasi Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia Pemkab Soppeng, Abdullah, S.E., M.M., mewakili Sekretaris Daerah sekaligus membacakan sambutan Sekda.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa literasi informasi menjadi kebutuhan mendasar masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan arus informasi digital.

Kemampuan literasi saat ini tidak cukup hanya sebatas membaca dan menulis. Masyarakat juga dituntut memiliki kecakapan dalam mencari, memahami, mengolah, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara tepat dan bertanggung jawab.

Terlebih, derasnya arus informasi melalui media sosial dan berbagai platform digital membuat masyarakat harus semakin cermat dalam membedakan informasi yang benar dengan berita yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Karena itu, penguatan literasi dipandang penting untuk membentuk masyarakat yang berpikir kritis, memiliki wawasan luas, serta mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk memperkuat kapasitas peserta, panitia menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten. Materi utama disampaikan Dr. Andi Bunga Tongeng, S.T., M.T., dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar sekaligus Founder Komunitas Literasi Gowa Menyala.

Selain itu, turut memberikan materi Dr. H. Nur Alim, S.Pd., M.Pd., Syamsuddin, S.E., M.Si., dan Achmad Saifuddin Fahri, S.P., M.Agb.

Kehadiran para narasumber diharapkan memberikan tambahan wawasan, pengetahuan, serta strategi praktis bagi peserta dalam mengembangkan program literasi yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Keterlibatan Hj. Suarni Suwardi sebagai Bunda Literasi Kabupaten Soppeng juga menjadi bagian penting dalam mendorong gerakan literasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tersebut, budaya membaca dan kecakapan informasi diharapkan dapat tumbuh mulai dari lingkungan keluarga, kemudian berkembang melalui sekolah, perpustakaan, pemerintah desa dan kelurahan hingga berbagai komunitas masyarakat.

Pemkab Soppeng berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan selama mengikuti Bimtek, tetapi juga mampu menjadi penggerak sekaligus perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarluaskan budaya literasi.

Dengan penguatan gerakan literasi yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, Soppeng diharapkan mampu membangun masyarakat yang lebih cerdas, kritis, produktif dan bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, berpengetahuan dan memiliki daya saing untuk mendukung pembangunan daerah.

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng Andi Herill Dolly, S.E., Camat Lalabata Risqun, S.STP., M.Si., serta para pengelola perpustakaan desa, kelurahan, sekolah dan Rutan.

(Red)

Kasi Humas Polres Soppeng dan Insan Pers Satu Frekuensi, Kawal Informasi Publik Lewat Semangat Kebersamaan


Soppeng, Sigapnews.com, Membangun kepercayaan publik tidak cukup hanya melalui pelayanan di lapangan, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang baik dan keterbukaan informasi. Prinsip inilah yang terus dibangun Kasi Humas Polres Soppeng, AKP H. Husain, S.Sos., S.H., bersama insan pers.

Kedekatan tersebut terlihat dalam suasana silaturahmi dan diskusi santai bersama awak media online Wartasulselnews.com dan Kabartujuhsatu.news di Warkop Abadi, Jalan Kemakmuran, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan media dalam mendukung penyampaian informasi yang objektif, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

AKP H. Husain memandang insan pers sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan media sangat membantu menyampaikan berbagai program, kegiatan, serta pesan-pesan kamtibmas agar dapat diketahui dan dipahami masyarakat secara luas.

"Media adalah perpanjangan tangan kami untuk menyapa masyarakat secara luas. Melalui sinergi yang terbangun erat, semangat Polisi Bersama Masyarakat benar-benar kami wujudkan agar informasi yang sampai ke warga tidak hanya cepat, tetapi juga menyejukkan dan mencerahkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, Humas Polres Soppeng terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi melalui publikasi kegiatan kepolisian yang humanis, penyampaian perkembangan kamtibmas, serta respons terhadap berbagai persoalan dan pengaduan masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, penyampaian informasi yang benar dan terverifikasi menjadi kebutuhan penting. Karena itu, kolaborasi dengan insan pers juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menangkal hoaks dan menjaga ruang informasi publik tetap sehat.

Sinergi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa.

Melalui komunikasi yang terbuka dan hubungan kemitraan yang terjaga, Polres Soppeng berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat pun menjadi landasan untuk terus membangun kedekatan, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan suasana Kabupaten Soppeng yang aman, damai, serta harmonis.

(Red)

Mutasi Pejabat Polda Sulsel, Sejumlah Jabatan Penting Kini Diisi Pejabat Baru


Makassar, Sigapnews.com, Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) mengalami pergantian menyusul terbitnya Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026.

Mutasi tersebut melibatkan sejumlah pejabat utama, termasuk Karorena, Dirlantas, dan Kabidpropam Polda Sulsel. Pergeseran jabatan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier di tubuh Polri.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Rabu (4/11/2026), menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi kepolisian.

Ia mengatakan, mutasi dilakukan sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Polri.

“Melalui rotasi ini, diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat membawa semangat, inovasi, serta pengalaman tugasnya untuk semakin meningkatkan kinerja organisasi,” kata Didik.

Sejumlah nama yang tercantum dalam mutasi tersebut di antaranya Kombes Pol. Joko Tutukonoto, S.H., S.I.K., yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Sulsel. Ia mendapat penugasan baru sebagai Kabagjakum Rojakstra Stamarena Polri.

Posisi yang ditinggalkan Joko selanjutnya diisi Kombes Pol. Herwansyah Saidi, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Jambi.

Pergantian juga terjadi pada jabatan Dirlantas Polda Sulsel. Kombes Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., M.Han., mendapat tugas baru sebagai Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri. Jabatan tersebut selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol. Sigit Adiwuryanto, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kabidkum Polda Sumsel.

Selain itu, AKBP Dr. Zulanda, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kabagdalpers Ro SDM Polda Sulsel, mendapat penugasan sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Riau.

AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., juga mengalami pergeseran jabatan dari Wadirintelkam Polda Sulsel menjadi Wadirintelkam Polda Metro Jaya.

Sementara pada Bidang Profesi dan Pengamanan, Kombes Pol. Zulham Effendy, S.I.K., M.H., mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri dalam rangka Dikbangti TA 2026.

Jabatan Kabidpropam Polda Sulsel selanjutnya diemban Kombes Pol. Sudarmin, S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubditfasharkan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Didik menambahkan, pergantian jabatan harus dimaknai sebagai amanah yang menuntut tanggung jawab dan komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada institusi maupun masyarakat.

Di samping itu, Polda Sulsel mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan munculnya modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian setelah adanya informasi mutasi.

Masyarakat diminta tidak menanggapi begitu saja apabila ada seseorang yang mengaku sebagai pejabat lama atau pejabat baru Polda Sulsel kemudian meminta uang, barang, maupun sesuatu dengan dalih tertentu.

“Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut,” tegas Didik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera menyampaikan laporan kepada kepolisian apabila menemukan komunikasi mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat atau institusi Polri.

Polda Sulsel berharap pergantian sejumlah pejabat tersebut dapat menjadi momentum memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme personel, serta mengoptimalkan pelayanan kepolisian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan.

(Yund)

Pemkab Soppeng dan BNI Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pendidikan, 100 Siswa Terima Tabungan


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan kesempatan belajar bagi generasi muda.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program BNI Sahabat Sekolah Rakyat yang digelar di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng, Rabu (4/11/2026). Dalam kegiatan bertema “Mimpi yang Diberi Ruang” tersebut, sebanyak 100 siswa menerima bantuan buku tabungan melalui program Cerdas Menabung.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs. H. Dipa, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BNI atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Dipa, ditegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia membutuhkan kerja sama dan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan lembaga pendidikan.

Menurut Bupati, pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kemiskinan serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Soppeng, lanjutnya, terus berkomitmen mendorong pemerataan akses pendidikan agar setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi.

"Kehadiran program BNI Sahabat Sekolah Rakyat ini menjadi angin segar. Bantuan apresiasi siswa berprestasi, pembukaan rekening bagi siswa, serta fasilitas melalui program CSR diharapkan dapat membangkitkan semangat anak-anak kita untuk terus belajar lebih giat," demikian sambutan Bupati.

Bupati juga berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan fasilitas yang diberikan dengan sebaik-baiknya, terus meningkatkan semangat belajar, dan tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.

Sementara itu, Drs. H. Dipa, M.Si., memberikan motivasi kepada para siswa dengan mengutip pesan Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang pentingnya menggantungkan cita-cita setinggi langit.

Ia menyampaikan tiga pesan penting, yakni berani bercita-cita tinggi, tidak takut menghadapi kegagalan, serta menerapkan standar maksimal dalam proses belajar dan meraih prestasi.

"Jangan menggunakan standar minimal, tetapi pakailah standar maksimal. Kalau kita belajar, harus memiliki standar maksimal dan berusaha menjadi yang terbaik. Sebagaimana tema kegiatan ini, Mimpi yang Diberi Ruang," pesannya.

Selain penyerahan 100 buku tabungan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi di tingkat nasional maupun daerah.

Suci Nurhikmah, siswi Sekolah Rakyat Dasar (SRD), menerima penghargaan atas keberhasilannya meraih Juara II kategori Cerita Pendek jenjang SRD tingkat nasional.

Nur Aeny R., siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), memperoleh penghargaan The Best Intelligensia serta Ana'dara Malebbi Kalollo Margaretta Sulselbar 2026 kategori Remaja C.

Sementara Putri Sheril Mahera, siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA), berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng 2026, yakni Best Performance, Best Photogenic, Favorite, dan Best Colour III kategori Dewasa.

BNI juga menyalurkan bantuan melalui program Cerdas Sekolah kepada siswi, program Peduli Bersama kepada Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng, serta menyerahkan plakat sebagai bentuk apresiasi kepada pihak sekolah.

Branch Manager BNI Cabang Sengkang, Hj. Sri Wahyuningsih, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program menyambut HUT BNI ke-80.

Ia menegaskan bahwa BNI berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menanggapi harapan pihak sekolah agar bantuan buku tabungan dapat menjangkau seluruh siswa, Sri Wahyuningsih menyatakan aspirasi tersebut akan menjadi catatan bagi pihak BNI.

Selain itu, BNI juga berencana menjalin kerja sama dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng dalam pengembangan sistem absensi sekolah digital berbasis Face ID.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng, Arni Arjilla, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNI Cabang Soppeng dan Cabang Sengkang atas dukungan yang diberikan.

Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan sehingga seluruh siswa, baik yang telah berprestasi maupun yang belum, mendapatkan kesempatan yang sama untuk memiliki tabungan.

Arni juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng beserta jajaran terhadap keberlangsungan dan pengembangan Sekolah Rakyat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng Taufik Ramli, S.STP., M.M., Pimpinan BNI Soppeng M. Pagi Ressa, Pimpinan BNI Cabang Cabenge Rosidayanti, Tim Leader Hasbianto, serta jajaran civitas akademika dan siswa-siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng.

Melalui sinergi tersebut, Pemkab Soppeng berharap keterlibatan dunia usaha dalam mendukung sektor pendidikan semakin meningkat, sehingga pemerataan kesempatan belajar dapat terus diwujudkan dan melahirkan generasi Soppeng yang unggul, mandiri, serta berdaya saing.

(Yund)

Pererat Kedekatan dengan Anak Usia Dini, TK Negeri Lamung Patue Kunjungi Polres Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com,– Upaya mengenalkan lingkungan kepolisian kepada anak-anak sejak usia dini dilakukan TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng melalui kegiatan Outing Class ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Soppeng, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan yang diikuti peserta didik Kelompok B1 dan B4 ini bukan sekadar kunjungan rekreasi, tetapi menjadi sarana pembelajaran langsung untuk memperkenalkan tugas dan fungsi kepolisian sekaligus menanamkan pemahaman bahwa polisi merupakan sahabat anak.

Dengan menggunakan kendaraan odong-odong, rombongan berangkat dalam suasana penuh kegembiraan. Anak-anak tampak antusias sepanjang perjalanan dengan bernyanyi dan bersorak bersama para bunda serta ibu wali kelas yang mendampingi.

Tiba di Polres Soppeng, rombongan disambut ramah oleh BRIGPOL Heriani, S.H., Ba Sat Lantas. Ia menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan tersebut dan mengapresiasi keberanian anak-anak yang datang dengan penuh semangat untuk mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, anak-anak diberikan pengenalan sederhana mengenai tugas polisi, mulai dari menjaga keamanan, membantu masyarakat, mengatur lalu lintas hingga memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan yang ditekankan adalah anak-anak tidak perlu merasa takut terhadap polisi. Sebab, polisi hadir sebagai sahabat yang siap membantu masyarakat ketika membutuhkan pertolongan.

Penjelasan tersebut juga disampaikan BRIGPOL Fitri Novitasari, Ba Sat Lantas. Ia memperkenalkan pentingnya menaati aturan lalu lintas serta mengajak anak-anak mengenal peran polisi dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya.

Kegembiraan anak-anak semakin bertambah ketika mereka diberi kesempatan melihat langsung kendaraan operasional kepolisian. Bahkan, beberapa anak mendapatkan pengalaman menaiki sepeda motor polisi dan mobil patroli.

Salah satu momen paling menarik terjadi ketika Ananda Raja mendapat kesempatan berada di dalam mobil patroli. Dengan penuh keberanian, ia mencoba membunyikan sirene mobil polisi. Aksi spontan tersebut membuat suasana semakin meriah dan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Tidak ingin melewatkan kesempatan istimewa tersebut, anak-anak juga mempersembahkan lagu "Ada Bapak Polisi" yang dilanjutkan dengan Tepuk Pistol. Penampilan penuh semangat itu menjadi bentuk apresiasi sederhana kepada jajaran kepolisian yang telah menyambut mereka dengan penuh kehangatan.

Kepala TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng, Jumrah, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Soppeng, Kasat Lantas, dan seluruh jajaran Polres Soppeng atas penerimaan serta pelayanan yang diberikan kepada rombongan sekolah.

Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung seperti ini sangat penting bagi perkembangan anak. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga belajar membangun keberanian, rasa percaya diri, dan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan di luar sekolah.

Ibu Asri Bunga Wali, S.Pd., menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertama rombongan sekolah mendatangi kantor Polres Soppeng yang baru. Sebelumnya, TK Negeri Lamung Patue juga pernah melakukan kegiatan serupa di kantor Polres yang lama.

Ia mengenang, pada kunjungan terdahulu anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah ruang pelayanan kepolisian, termasuk tempat pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Pengalaman tersebut memberikan pemahaman awal mengenai berbagai bentuk pelayanan polisi kepada masyarakat.

Sementara itu, kisah Ananda Fara menjadi salah satu cerita yang menyentuh dalam kegiatan tersebut. Fara pernah bercerita kepada teman-temannya bahwa ayahnya merupakan seorang polisi yang bertugas mengatur lalu lintas. Meski sang ayah telah meninggal dunia, kenangan dan kebanggaan terhadap pengabdiannya tetap melekat di hati Fara.

Bahkan, sosok sang ayah menjadi inspirasi baginya untuk bercita-cita menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan).

Ibu Dian Ekawati, S.Pd., juga mengingatkan bahwa polisi memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian memberikan berbagai pelayanan, seperti pengurusan SIM, SKCK, sidik jari, serta pelayanan lainnya.

Menjelang akhir kunjungan, anak-anak menerima bingkisan dari Polres Soppeng yang diserahkan langsung oleh Bapak Kasat Lantas bersama jajaran anggota Sat Lantas. Pemberian tersebut semakin menambah kebahagiaan peserta didik sebelum mengakhiri kegiatan.

Melalui kunjungan ini, TK Negeri Lamung Patue berharap anak-anak semakin mengenal profesi kepolisian dan memahami pentingnya kedisiplinan, keselamatan, serta kepatuhan terhadap aturan.

Bagi anak-anak, kunjungan tersebut mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, pengalaman bertemu polisi, menaiki kendaraan patroli, mendengar sirene, hingga menyanyikan lagu tentang polisi akan menjadi kenangan berharga dalam perjalanan tumbuh kembang mereka.

TK Negeri Lamung Patue dan Polres Soppeng: Membangun Kedekatan, Menanamkan Keberanian, dan Menghadirkan Polisi sebagai Sahabat Anak.

Selasa, 03 November 2026

Wujudkan Cabenge Lebih Tertata, Pemkab Soppeng Libatkan Berbagai Pihak dalam Penyusunan RDTR


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mematangkan perencanaan penataan Kawasan Perkotaan Cabenge melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan wilayah yang terarah, berdaya saing, serta memperhatikan kelestarian lingkungan.

Pembahasan tersebut berlangsung melalui Konsultasi Publik I penyusunan materi teknis dan rancangan peraturan kepala daerah RDTR Kawasan Perkotaan Cabenge Kabupaten Soppeng, di D'Kayangan Resort & Cafe, Selasa (3/11/2026).

Mewakili Bupati Soppeng, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Soppeng, Drs. H. Dipa, M.Si., menyampaikan bahwa penyusunan RDTR dan KLHS merupakan tahapan penting dalam menentukan arah pemanfaatan ruang dan pengembangan kawasan perkotaan.

Ia mengapresiasi dukungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Tim ILASP, tim konsultan, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses penyusunan dokumen tersebut.

Menurut Dipa, perencanaan kawasan perkotaan harus mampu mengakomodasi kebutuhan pembangunan infrastruktur, permukiman, pusat kegiatan ekonomi, dan pelayanan dasar masyarakat. Namun, seluruh rencana tersebut harus tetap memperhatikan daya dukung lingkungan serta potensi kerawanan bencana.

Banjir Sungai Walanae Jadi Perhatian Khusus

Dalam arahannya, Dipa memberikan perhatian khusus terhadap potensi banjir di kawasan sekitar Sungai Walanae yang melintasi wilayah sekitar perencanaan.

Ia meminta agar tim penyusun melakukan kajian mendalam terhadap potensi luapan sungai, kemungkinan genangan di kawasan permukiman, serta dampaknya terhadap lahan produktif dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, identifikasi dan pemetaan kawasan rawan banjir harus didukung data teknis yang akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pemanfaatan ruang.

Pengaturan kawasan sempadan sungai, penyediaan drainase, serta langkah mitigasi bencana lainnya juga diharapkan menjadi bagian dari perencanaan RDTR.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan masyarakat. Sebaliknya, penataan ruang harus mampu mengurangi risiko bencana dan mencegah munculnya persoalan lingkungan di masa mendatang.

Ajak Pemangku Kepentingan Berikan Masukan

Selain aspek kebencanaan, penyusunan KLHS diharapkan memperhatikan perlindungan kawasan ekologis, pengelolaan sumber daya air, persampahan, sanitasi, serta keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Dipa juga mengajak seluruh peserta konsultasi publik untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, dan mengidentifikasi berbagai persoalan yang perlu diakomodasi dalam dokumen perencanaan.

Partisipasi pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, serta asosiasi profesi dinilai penting agar RDTR yang dihasilkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Ia berharap dokumen RDTR dan KLHS Kawasan Perkotaan Cabenge nantinya tidak hanya menjadi pedoman pembangunan, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian pemanfaatan ruang secara konsisten.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen mendorong pembangunan yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan melalui sinergi antarperangkat daerah serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat.

Dengan perencanaan yang matang, Kawasan Perkotaan Cabenge diharapkan berkembang menjadi kawasan yang tertata, produktif secara ekonomi, nyaman dihuni, memiliki lingkungan yang terjaga, serta lebih tangguh menghadapi risiko bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Pj. Sekretaris Daerah, serta pejabat pemerintah provinsi dan Kabupaten Soppeng.

Turut hadir para pimpinan perangkat daerah, Camat Lilirilau dan Camat Ganra, para lurah dan kepala desa, tim konsultan penyusunan RDTR, Tim Project Management Unit (PMU) ILASP beserta tenaga ahli dan tim teknis, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, asosiasi profesi, serta seluruh peserta konsultasi publik.

(Yund)

Sosialisasi PIJAR Bunda PAUD di Citta, Hj. Suarni Suwardi Ajak Perkuat Inovasi dan Kualitas Pendidikan Anak


Soppeng, Sigapnews.com, Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu perhatian Bunda PAUD Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Melalui Portal PIJAR, seluruh Bunda PAUD diharapkan semakin aktif mendokumentasikan program, kegiatan, dan inovasi di wilayah masing-masing.

Harapan tersebut disampaikan Hj. Suarni Suwardi saat membuka Sosialisasi Aplikasi PIJAR Bunda PAUD tingkat Kecamatan Citta yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Citta, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas Bunda PAUD dalam memanfaatkan teknologi informasi sekaligus membangun koordinasi yang lebih efektif antara pemerintah kecamatan, desa, lembaga PAUD, dan berbagai pemangku kepentingan.

Camat Citta, Hasnawati, dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter, kecerdasan, dan kepribadian generasi penerus.

Menurutnya, keberhasilan layanan PAUD tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak.

Ia berharap Portal PIJAR dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan informasi, komunikasi, koordinasi, dan pendataan sehingga pelayanan PAUD semakin berkualitas.

Hasnawati juga mengajak seluruh Bunda PAUD desa agar memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, satuan PAUD, Posyandu, serta unsur terkait dalam mendukung program wajib belajar satu tahun prasekolah.

Dalam kesempatan itu, Hj. Suarni Suwardi juga mengingatkan bahwa Apresiasi Bunda PAUD direncanakan kembali dilaksanakan pada 2027. Karena itu, persiapan perlu dilakukan sejak dini dengan meningkatkan kualitas kegiatan dan memaksimalkan penggunaan Portal PIJAR.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Soppeng telah mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Bunda PAUD Desa Citta berhasil meraih Juara I, sedangkan Kecamatan Lilirilau dan Lalabata masing-masing memperoleh Juara II dan Juara III kategori Bunda PAUD Kecamatan.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan prestasi pada pelaksanaan apresiasi berikutnya.

Hj. Suarni berharap keberhasilan Bunda PAUD Desa Citta dapat menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan berbagai program dan inovasi yang berdampak langsung terhadap pendidikan anak.

Ia juga mengingatkan seluruh Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan agar segera memiliki akun Portal PIJAR, memahami cara penggunaannya, serta konsisten mengunggah dokumentasi kegiatan.

Dengan pemanfaatan platform tersebut, setiap aktivitas dan inovasi tidak hanya menjadi catatan kegiatan, tetapi juga dapat dibagikan sebagai referensi dan inspirasi bagi pengembangan PAUD di daerah lain.

Kegiatan ini dihadiri Camat Citta, Bunda PAUD Kecamatan Citta, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Soppeng beserta jajaran, serta Bunda PAUD dan Ketua Pokja Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kecamatan Citta.

(Yund)

Penuh Keceriaan, TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng Gelar Outing Class di Rutan Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com, Suasana berbeda terlihat dalam kegiatan belajar TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng. Kali ini, ruang belajar anak-anak berpindah ke lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Soppeng melalui kegiatan Outing Class yang dikemas dengan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan. Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan peserta didik Kelompok B3, A1, dan A2, didampingi wali kelas serta orang tua murid. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman baru, mengenal lingkungan sekitar, sekaligus belajar menanamkan nilai-nilai positif sejak usia dini.

Keceriaan sudah terlihat sejak rombongan memulai perjalanan. Sebelum tiba di lokasi, anak-anak diajak berkeliling Kota Soppeng menggunakan odong-odong.

Dengan wajah penuh kegembiraan, mereka menikmati perjalanan sambil menyanyikan lagu "Saya Pergi Tamasya". Gelak tawa dan nyanyian anak-anak menciptakan suasana akrab antara peserta didik, guru, dan orang tua.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Rutan Kelas IIB Soppeng di Jalan Pengayoman, Watansoppeng, yang berada tepat di depan lingkungan sekolah mereka.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut ramah oleh jajaran pegawai Rutan serta mahasiswa yang sedang menjalani kegiatan magang.

Pengelola Data dan Informasi Rutan Kelas IIB Soppeng, Andi Santi Malfianti, menyampaikan apresiasi atas kunjungan keluarga besar TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng.

Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman serta wawasan baru bagi anak-anak melalui pengenalan lingkungan Rutan secara edukatif.

Sambutan berikutnya disampaikan Kasubsi Pelayanan Tahanan, Arman, S.Sos. Ia memberikan pengenalan mengenai keberadaan dan fungsi Rutan dengan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Anak-anak diperkenalkan pada lingkungan Rutan sekaligus diberikan pesan tentang pentingnya menaati aturan, menjaga sikap, menghormati orang lain, dan membiasakan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pemahaman tentang aturan perlu diperkenalkan sejak dini agar anak-anak terbiasa tumbuh menjadi pribadi yang tertib dan bertanggung jawab.

Sementara itu, guru TK Negeri Lamung Patue, Hj. Amriani, S.Pd., mengingatkan seluruh peserta didik agar mengikuti kegiatan dengan tertib serta menyimak setiap arahan yang diberikan.

Suasana semakin semarak ketika Hj. Amriani mengajak anak-anak meneriakkan yel-yel sekolah.

"TK Lamung Patue, mana suaranya?"

"Ini suaraku!"

"Mana semangatnya?"

"Ini semangatku! Yes, yes, yes!"

Dengan suara lantang dan penuh semangat, anak-anak menjawab setiap seruan guru mereka.

Kegiatan juga diisi dengan menyanyikan lagu bertema antiperundungan (anti-bullying). Melalui lagu tersebut, peserta didik diajak membangun kebiasaan saling menyayangi, tidak mengejek, tidak mengganggu teman, serta saling membantu dan menghargai satu sama lain.

Tidak berhenti pada pengenalan lingkungan, pihak Rutan Kelas IIB Soppeng juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan kreativitas dan keterampilan anak-anak.

Aktivitas mewarnai gambar menjadi salah satu kegiatan yang disambut antusias. Anak-anak diberikan kesempatan menuangkan imajinasi melalui pilihan warna dan kreativitas masing-masing.

Selanjutnya, mereka juga mengikuti kegiatan menanam sayuran kangkung. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung tentang cara mengenal tanaman, proses menanam, serta pentingnya merawat tumbuhan.

Pembelajaran tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kemandirian, dan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan Outing Class ini menjadi gambaran bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di dalam kelas. Pengalaman langsung melalui kunjungan dan interaksi dengan lingkungan juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta memperluas wawasan anak.

Melalui kegiatan tersebut, TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng bersama Rutan Kelas IIB Soppeng menghadirkan pengalaman belajar yang memadukan keceriaan, edukasi, kreativitas, dan penanaman nilai-nilai karakter bagi generasi sejak usia dini.

(Yund)

BNI Perkuat Kepedulian Pendidikan di Soppeng, 100 Siswa Sekolah Rakyat Dapat Tabungan


Soppeng, Sigapnews.com, Dukungan terhadap dunia pendidikan tidak hanya berbicara tentang fasilitas belajar, tetapi juga bagaimana mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengetahuan, karakter, dan kemandirian. Komitmen tersebut ditunjukkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui program BNI Sahabat Sekolah Rakyat di SRT 1 Soppeng, Rabu (4/11/2026).

Melalui kegiatan bertema “Mimpi yang Diberi Ruang” tersebut, BNI menyerahkan buku tabungan kepada 100 siswa, memberikan apresiasi kepada peserta didik berprestasi, serta mengajak warga sekolah meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 BNI tahun 2026.

Branch Manager BNI Kantor Cabang Sengkang, Wiwik Sri Wahyuningsih, mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi BNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.

Menurutnya, generasi muda membutuhkan dukungan yang tidak hanya mendorong kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan, dan menanamkan keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka.

Karena itu, BNI menghadirkan edukasi literasi keuangan melalui pemberian buku tabungan kepada 100 siswa. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkenalkan kebiasaan menabung sekaligus membentuk pemahaman tentang pentingnya mengelola keuangan sejak usia dini.

Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat juga dijalankan melalui empat pilar, yaitu Cerdas Belajar, Cerdas Mengelola Keuangan, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama.

Keempat pilar tersebut menjadi landasan kegiatan dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, kemandirian finansial, penguatan lingkungan sekolah, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng menyambut positif keterlibatan BNI dalam mendukung pengembangan pendidikan di daerah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Soppeng, Drs. H. Dipa, M.Si., yang hadir mewakili Bupati Soppeng, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia perbankan dan sektor pendidikan merupakan bagian penting dari semangat gotong royong untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Pemerintah daerah berharap kerja sama tersebut dapat terus diperkuat dan diwujudkan melalui program-program berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh peserta didik maupun lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng, Taufik Ramli, S.STP., M.M., Branch Manager BNI Kantor Cabang Sengkang Wiwik Sri Wahyuningsih, Pimpinan BNI Cabang Soppeng M Pagi Ressa dan staf, Kepala SRT 1 Soppeng Arni Arjilla, S.Pd., serta guru dan tenaga kependidikan.

Melalui BNI Sahabat Sekolah Rakyat, BNI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara.

Program ini diharapkan menjadi dorongan bagi para siswa untuk tidak hanya memiliki cita-cita tinggi, tetapi juga membangun kebiasaan baik, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mandiri serta berdaya saing.

(Yund)

Suarni Suwardi Dorong Digitalisasi Bunda PAUD, Portal PIJAR Jadi Andalan Persiapan Apresiasi 2027


Soppeng, Sigapnews.com, Bunda PAUD Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh jajaran Bunda PAUD dalam menghadapi Apresiasi Bunda PAUD Tahun 2027. Pemanfaatan teknologi digital melalui Portal PIJAR menjadi salah satu perhatian utama untuk mendukung peningkatan prestasi Kabupaten Soppeng.

Hal tersebut disampaikan Hj. Suarni saat membuka Sosialisasi Aplikasi PIJAR Bunda PAUD se-Kecamatan Ganra dan Lilirilau di Aula Kantor Kecamatan Ganra, Selasa (3/11/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa setiap kegiatan dan inovasi yang dilaksanakan Bunda PAUD perlu didokumentasikan secara sistematis. Dokumentasi tersebut selanjutnya diunggah melalui Portal PIJAR agar berbagai program yang telah berjalan dapat diketahui, dipublikasikan, dan menjadi bahan evaluasi.

Menurut Hj. Suarni, persiapan menghadapi Apresiasi Bunda PAUD tidak boleh dilakukan secara mendadak. Seluruh Bunda PAUD harus mulai membangun kesiapan dari sekarang, termasuk meningkatkan pemahaman dalam mengoperasikan platform digital tersebut.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Soppeng memiliki capaian positif pada pelaksanaan Apresiasi Bunda PAUD sebelumnya.

Bunda PAUD Desa Citta berhasil meraih Juara I tingkat desa se-Sulawesi Selatan. Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Lilirilau meraih Juara II dan Bunda PAUD Kecamatan Lalabata meraih Juara III tingkat kecamatan se-Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan prestasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya.

“Harapan kita pada tahun 2027 mendatang, prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Ia selanjutnya mengajak seluruh Bunda PAUD desa dan kelurahan agar segera membuat akun, mempelajari penggunaan Portal PIJAR, serta rutin mengunggah dokumentasi kegiatan dan inovasi di wilayah masing-masing.

Hj. Suarni berharap sosialisasi tersebut mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan Portal PIJAR secara optimal, sehingga seluruh program Bunda PAUD dapat terdokumentasi dengan baik dan memiliki nilai publikasi.

Upaya ini diharapkan semakin memperkuat peran Bunda PAUD dalam mendorong peningkatan akses dan mutu pendidikan anak usia dini, sekaligus membangun tata kelola program yang lebih baik di Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Ganra, Camat Lilirilau, Bunda PAUD Kecamatan Ganra dan Lilirilau, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Soppeng beserta pengurus, serta Bunda PAUD dan Ketua Pokja Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kecamatan Ganra dan Lilirilau.

(Yund)

Bunda PAUD Hj. Suarni Suwardi Dorong Peningkatan Kualitas Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini di Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com, Upaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Soppeng mendapat perhatian langsung dari Bunda PAUD, Hj. Suarni Suwardi. Selasa (3/11/2026), ia mengunjungi tiga satuan PAUD untuk melihat perkembangan pelaksanaan Program Revitalisasi.

Kunjungan tersebut menyasar KB Sipadecengi di Kelurahan Macanre, TK As’Adiyah Lompengeng di Kelurahan Cabenge, Kecamatan Lilirilau, serta TK Pergis Ganra di Desa Ganra, Kecamatan Ganra.

Di setiap lokasi, Hj. Suarni Suwardi memantau kondisi sarana dan prasarana serta perkembangan pelaksanaan revitalisasi. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan yang dibenahi dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak.

Menurut Hj. Suarni, peningkatan fasilitas PAUD merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Anak-anak perlu mendapatkan ruang belajar dan bermain yang aman, nyaman, serta mampu menunjang proses tumbuh kembang mereka.

Ia berharap program revitalisasi tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi lembaga pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kenyamanan tenaga pendidik maupun peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung.

Selain dukungan fasilitas, ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pengelola PAUD, guru, orang tua, dan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

Pemantauan ini sekaligus menegaskan perhatian Bunda PAUD Kabupaten Soppeng terhadap penguatan layanan pendidikan sejak usia dini. Sebab, kualitas pendidikan pada tahap awal kehidupan menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter dan mempersiapkan generasi masa depan yang unggul.

Dengan adanya program revitalisasi tersebut, diharapkan satuan PAUD di Kabupaten Soppeng semakin mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak.

(Yund)

Bupati dan Wabup Soppeng Hadiri Launching Aksi Stop Stunting 2026, Kader dari 70 Desa/Kelurahan Dilibatkan


Makassar, Sigapnews.news, Pemerintah Kabupaten Soppeng menunjukkan dukungan terhadap percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan. Hal tersebut ditandai dengan kehadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle dalam Launching Aksi Stop Stunting (ASS) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Suwardi Haseng didampingi Wakil Bupati Selle KS Dalle yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Soppeng, serta Kepala Dinas Kesehatan, Retno Saputra Swedye, S.KM., M.Kes.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, dukungan terhadap program tersebut juga melibatkan kader kesehatan dari 70 desa dan kelurahan di Kabupaten Soppeng. Para kader mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, beserta jajaran pengurus TP PKK.

Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan kader dalam menjalankan berbagai intervensi penanganan stunting. Menurutnya, kader memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan program hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur juga membagikan sepeda kepada sejumlah kader yang berhasil menjawab pertanyaan, baik peserta yang hadir langsung maupun yang mengikuti kegiatan secara daring.

Launching ASS 2026 tersebut diikuti lebih dari 500 peserta secara langsung dari berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pimpinan pemerintah daerah, TPPS, organisasi perangkat daerah, kepala dinas kesehatan kabupaten/kota, organisasi perempuan, tenaga ahli, perguruan tinggi, instansi vertikal, organisasi profesi, perbankan hingga kader Aksi Stop Stunting.

Sementara itu, lebih dari 2.000 peserta lainnya mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting, yang terdiri atas kepala puskesmas se-Sulawesi Selatan, TP PKK kecamatan serta kader ASS dari desa dan kelurahan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan paket intervensi Aksi Stop Stunting dan paket Ready-to-Use Therapeutic Food (RUTF) sebagai bagian dari dukungan terhadap penanganan masalah gizi.

Keterlibatan kader dari 70 desa dan kelurahan di Kabupaten Soppeng menjadi salah satu bentuk penguatan pelaksanaan program hingga ke tingkat masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas kader dan sinergi lintas sektor, intervensi penanganan stunting diharapkan dapat berjalan lebih responsif, terarah dan tepat sasaran.

(Yund)

Senin, 02 November 2026

Bangun Kesadaran Berlalu Lintas, Satlantas Polres Soppeng Turun ke Jalan Bagikan Brosur Operasi Patuh Pallawa 2026


Soppeng, Sigapnews.com, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng terus menggencarkan sosialisasi keselamatan berkendara dalam rangka Operasi Patuh Pallawa 2026. Kali ini, personel Satlantas menyasar para pengendara dan pengguna jalan dengan membagikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas, Selasa (3/11/2026).

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya mengajak masyarakat lebih memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Tidak hanya membagikan brosur, petugas juga menyampaikan pesan-pesan edukatif secara langsung kepada pengendara. Materi sosialisasi meliputi kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas, etika berkendara, serta pentingnya mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Patuh Pallawa 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin masyarakat sekaligus membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik.

Ia menegaskan, pendekatan edukasi dan persuasif perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat memahami bahwa setiap aturan yang diterapkan bertujuan melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban karena adanya petugas,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres menginstruksikan personel agar mengutamakan pelayanan yang humanis selama operasi berlangsung. Edukasi kepada masyarakat diharapkan menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang baik antara kepolisian dan pengguna jalan.

Polres Soppeng berharap kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalkan risiko kecelakaan dan fatalitas korban di wilayah Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Satlantas Polres Soppeng di bawah pimpinan Kasat Lantas IPTU Asdar, S.Sos., M.M., dan berjalan aman, tertib dan lancar.

(Yund)

Sigap! Polres Soppeng Turun Tangan Tangani Kebakaran Lahan di Litae


Soppeng, Sigapnews.com, Jajaran Polres Soppeng menunjukkan respons cepat terhadap laporan darurat dari masyarakat. Tim PAMAPTA bersama piket fungsi langsung diterjunkan untuk mendatangkan lokasi kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Litae, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Senin (2/11/2026).

Kehadiran aparat di lokasi bertujuan untuk melakukan penanganan awal, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memastikan api tidak merembet ke area sekitar yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Poin Penting Penanganan Kebakaran Lahan di Litae:
Respon Cepat (Quick Response): Petugas langsung bergerak sigap menuju lokasi begitu menerima laporan warga demi mencegah dampak yang lebih luas.

Koordinasi Lintas Instansi: Petugas di lapangan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengoptimalkan penanggulangan dan pengendalian situasi.

Penegasan Kapolres Soppeng: AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa kecepatan respons dan kesiapsiagaan personel sangat krusial dalam menghadapi situasi darurat di tengah masyarakat.

Imbauan Tegas: Kepolisian mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan dan meminta segera melapor jika menemukan titik api.

Polres Soppeng terus berkomitmen untuk hadir dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi ancaman bencana maupun situasi darurat lingkungan lainnya.

(Yund)

Minggu, 01 November 2026

Dandim 1423 Soppeng Sambut Siswa TK Lamung Patue, Kisah Bian Ingin Jadi Penjaga Langit Indonesia Curi Perhatian


Soppeng, Sigapnews.com,– Keceriaan dan mimpi masa depan mewarnai kunjungan peserta didik TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng ke Markas Kodim 1423 Soppeng, Senin (2/11/2026).

Dalam kegiatan Outing Class tersebut, siswa Kelompok B2 dan B5 mendapat kesempatan mengenal lebih dekat kehidupan prajurit TNI. Kedatangan mereka disambut langsung Komandan Kodim 1423 Soppeng, Letkol Inf Eko Yulianto, bersama jajaran personel.

Sambutan hangat Dandim membuat suasana kunjungan berlangsung akrab. Anak-anak tampak antusias ketika diajak berinteraksi dan berbincang mengenai berbagai hal, termasuk cita-cita yang ingin mereka raih ketika dewasa.

Di hadapan para siswa, Letkol Inf Eko Yulianto memberikan motivasi agar mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berani, rajin belajar, dan memiliki semangat untuk menggapai impian.

Momen menarik terjadi ketika Dandim menanyakan siapa di antara anak-anak yang bercita-cita menjadi anggota TNI. Pertanyaan tersebut langsung memancing respons antusias dari peserta didik.

Salah satu jawaban yang mencuri perhatian datang dari Bian. Dengan penuh percaya diri, ia mengaku ingin menjadi anggota TNI Angkatan Udara.

"Aku ingin menjadi TNI Angkatan Udara kalau sudah besar nanti. Aku ingin naik pesawat, menjaga langit Indonesia, dan membanggakan orang tua," ungkap Bian polos.

Jawaban tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kunjungan itu. Di balik kesederhanaan ungkapan seorang anak, tersimpan mimpi besar untuk kelak mengabdi kepada bangsa dan negara.

Kepala TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng, Jumrah, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Dandim 1423 Soppeng beserta seluruh jajaran atas penerimaan dan perhatian yang diberikan kepada peserta didik.

Ia menilai kunjungan tersebut memiliki nilai edukasi tersendiri karena anak-anak dapat melihat langsung lingkungan TNI, berinteraksi dengan prajurit, sekaligus mengenal nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Dandim beserta seluruh anggota. Anak-anak mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Mereka bisa melihat langsung lingkungan TNI, berinteraksi dengan para prajurit, serta belajar tentang keberanian, kedisiplinan, dan cinta tanah air," tutur Jumrah.

Ia berharap pembelajaran di luar kelas dapat terus dikembangkan agar anak-anak memperoleh pengalaman nyata yang mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter mereka.

Sementara itu, Guru Kelompok B2, Arliana, S.Pd., mengaku bangga melihat semangat dan keberanian anak didiknya selama mengikuti kegiatan.

Menurutnya, anak-anak tidak hanya menikmati suasana kunjungan, tetapi juga menunjukkan antusiasme ketika berinteraksi dengan anggota TNI. Bahkan, mereka turut menyanyikan lagu "Komando Latihan Pertempuran" dengan penuh semangat.

"Anak-anak sangat senang. Mereka begitu antusias bertemu langsung dengan anggota TNI. Kami juga melihat keberanian dan rasa percaya diri mereka semakin tumbuh. Pengalaman seperti ini tentu menjadi pembelajaran yang membekas bagi anak-anak," ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari metode pembelajaran TK Negeri Lamung Patue untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih kreatif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan nyata.

Melalui kunjungan ini, anak-anak diperkenalkan bahwa profesi prajurit TNI bukan hanya tentang seragam dan tugas menjaga keamanan, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, serta pengabdian kepada negara.

Dari Markas Kodim 1423 Soppeng, anak-anak pulang membawa pengalaman baru. Dan bagi Bian, kunjungan itu mungkin menjadi salah satu langkah awal untuk mewujudkan mimpinya menjadi prajurit TNI AU, sang penjaga langit Indonesia.

(Red)

Photos

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved