-->

Ads

Nasional

Kesehatan

Internasional

TOP NEWS

Sabtu, 21 Maret 2026

Antara Dikenal dan Terkenal. Saat Suara Tenang Dibungkam, yang Vokal Justru Mendapat Panggung



Soppeng, Sigapnews.com, Di tengah derasnya arus informasi dan komunikasi digital, muncul sebuah ironi yang kian terasa namun jarang dibahas secara terbuka. Mereka yang memilih untuk bekerja dalam senyap, fokus pada kualitas dan substansi, justru perlahan tersingkir. Sebaliknya, kelompok yang vokal, kritis, bahkan kerap menciptakan kontroversi, justru lebih mudah mendapatkan ruang, perhatian dan peluang.

Fenomena ini bukan sekadar persepsi. Sejumlah pegiat literasi digital yang selama ini terlibat dalam ekosistem binaan pemerintah mengaku merasakan adanya ketimpangan dalam distribusi ruang dan kesempatan, khususnya di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta lembaga terkait.

Kami memilih jalan untuk cukup dikenal, bukan terkenal. Tapi di mata pejabat yang berwenang, pilihan itu tampaknya tidak relevan. Kami justru diabaikan, bahkan ruang kami terasa semakin dipersempit, ujar seorang pegiat literasi digital yang enggan disebutkan namanya, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, selama menjadi bagian dari program pembinaan, terlihat adanya kecenderungan bahwa kelompok yang lebih vokal terutama yang sering melontarkan kritik atau protes, justru lebih diprioritaskan.

Mereka kerap dilibatkan dalam berbagai kegiatan, mendapatkan akses terhadap sumber daya, serta diundang sebagai pihak kerjasama publikasi.

Sebaliknya, kelompok yang konsisten bekerja tanpa banyak sorotan publik justru merasa terpinggirkan. Bahkan, dalam beberapa kasus, mereka menilai adanya pembatasan ruang secara tidak langsung yang membuat kontribusi mereka sulit berkembang.

Praktik pemberian ruang yang dinilai tidak proporsional ini memunculkan pertanyaan mendasar, apakah ekosistem komunikasi saat ini masih menghargai kualitas dan kedalaman, atau justru lebih terpikat pada kebisingan dan sensasi?

Sejumlah pengamat komunikasi menilai, kecenderungan aparatur untuk mendekati kelompok vokal dapat dipahami sebagai strategi untuk meredam kritik atau membangun citra responsif di mata publik.

Namun di sisi lain, pendekatan ini berisiko menciptakan ketimpangan yang berdampak pada menurunnya motivasi kelompok yang lebih produktif namun tidak reaktif.

Jika yang mendapat ruang hanya mereka yang paling keras bersuara, maka kita sedang membentuk budaya di mana keriuhan menjadi syarat utama untuk diakui. Padahal, kontribusi jangka panjang seringkali lahir dari mereka yang bekerja tanpa pamrih dan tanpa perlu menjadi tren, ujar seorang pengamat komunikasi.

Fenomena ini juga mencerminkan pergeseran nilai dalam ekosistem digital, di mana visibilitas seringkali lebih dihargai dibandingkan substansi.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dikhawatirkan dapat melemahkan kualitas diskursus publik serta menghambat pertumbuhan komunitas yang berbasis pada kerja nyata.

Kelompok yang merasa terpinggirkan ini tidak menuntut perlakuan istimewa.

Mereka hanya berharap adanya keadilan dalam distribusi ruang, kesempatan, serta pengakuan terhadap kontribusi yang selama ini mereka berikan.

Kami tidak meminta diistimewakan. Kami hanya ingin ada keadilan dalam pemberian ruang dan peluang.

Jangan sampai mereka yang memilih diam justru dianggap tidak ada, padahal seringkali merekalah yang menjaga stabilitas dan kualitas, ungkap seorang jurnalis di Soppeng.

Menurut mereka, para pengambil kebijakan perlu melihat lebih dalam, tidak hanya pada kelompok yang terlihat dan terdengar, tetapi juga pada mereka yang bekerja secara konsisten di balik layar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika belum memberikan tanggapan resmi terkait isu tersebut. Namun, sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa evaluasi terhadap pola pembinaan komunitas dan pemberian ruang tengah dilakukan.

Meski demikian, belum ada kepastian apakah evaluasi tersebut akan menghasilkan perubahan signifikan terhadap ketimpangan yang selama ini dikeluhkan.

Di tengah situasi ini, satu hal menjadi jelas: tanpa keseimbangan antara suara yang lantang dan kerja yang senyap, ekosistem komunikasi berisiko kehilangan fondasi utamanya yakni kualitas, integritas, dan keberlanjutan.

(Yund)

Idul Fitri Bukan Sekadar Ibadah Tapi Energi Kebersamaan, Bupati Soppeng : Kebersamaan Jadi Fondasi Kemajuan


Soppeng, Sigapnews.com, Pagi itu, langit di atas Masjid Agung Darussalam Watansoppeng tampak cerah meski diawali hujan gemercik, seolah memberi ruang bagi ribuan doa yang akan terangkat bersamaan.

Sejak fajar belum sepenuhnya meninggi, arus manusia sudah mulai bergerak menuju satu titik: rumah ibadah yang menjadi pusat perayaan Idul Fitri di Kabupaten Soppeng.

Sabtu, 21 Maret 2026, bukan sekadar penanda 1 Syawal 1447 Hijriah. Ia menjelma menjadi momentum kolektif tentang pulang, tentang pertemuan, dan tentang makna kebersamaan yang terasa semakin nyata setelah sebulan penuh menjalani Ramadan.

Dari berbagai penjuru Kabupaten Soppeng, masyarakat datang berbondong-bondong. Ada yang berjalan kaki, ada yang beriringan dengan kendaraan, dan tak sedikit pula perantau yang kembali dari kota besar, membawa rindu yang akhirnya menemukan tempatnya pagi itu.

Masjid tak lagi cukup menampung. Jamaah meluber hingga ke halaman, memenuhi Lapangan Gasis, menjangkau Gedung Lapatau, bahkan merentang ke ruas-ruas jalan utama seperti Jalan Pemuda dan Pengayoman serta pelataran Masjid Agung..

Saf-saf panjang terbentuk rapi, menciptakan lanskap spiritual yang sulit diabaikan, sebuah “lautan umat” dalam arti yang sesungguhnya.

Namun yang paling terasa bukan hanya jumlahnya, melainkan suasananya, Hening.
Khidmat dan penuh kesadaran.

Di tengah ribuan manusia yang berdiri sejajar, perbedaan menjadi tak lagi relevan. Semua kembali ke satu titik yang sama: fitrah.

Dalam khutbahnya, Dr. Musmuliadi mengingatkan bahwa Ramadan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal. Bahwa nilai-nilai yang dibangun selama sebulan terakhir, kesabaran, keikhlasan, kepedulian, tidak boleh berhenti saat takbir usai.

“Ramadan melatih kita menjadi manusia yang lebih baik. Tantangannya adalah bagaimana kita mempertahankannya setelah hari ini,” pesannya, yang menggema di antara jamaah.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng. Dalam sambutannya, ia tidak hanya berbicara tentang makna spiritual Idul Fitri, tetapi juga mengaitkannya dengan kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Menurutnya, Idul Fitri adalah ruang refleksi tentang bagaimana hubungan antar manusia bisa diperbaiki, bagaimana kepedulian sosial bisa diperkuat, dan bagaimana kebersamaan bisa menjadi fondasi kemajuan.

“Ini bukan hanya soal kembali suci secara individu, tetapi juga bagaimana kita membangun kebersamaan sebagai masyarakat,” ujarnya.

Di balik suasana religius itu, ada narasi lain yang ikut mengemuka: perkembangan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah memaparkan sejumlah capaian. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 72,76 pada 2024 menjadi 73,69 pada 2025. Angka harapan hidup juga naik menjadi 74,21 tahun. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif, dengan PDRB tumbuh dari 4,06 persen menjadi 4,77 persen.

Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,65 persen.

Capaian ini bukan sekadar angka. Ia menjadi indikator bahwa ada proses yang berjalan bahwa pembangunan di Soppeng bergerak, meski tidak tanpa tantangan.

Sejumlah penghargaan nasional turut mengiringi, mulai dari Dwija Praja Nugraha di bidang pendidikan hingga UHC Award kategori Madya di sektor kesehatan. Bahkan, survei dari Komisi Pemberantasan Korupsi menempatkan Soppeng sebagai daerah dengan tingkat integritas tertinggi di Sulawesi Selatan, dengan skor 80,48—masuk dalam zona hijau.

Namun, pemerintah tidak menutup mata.

Keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran masih menjadi pekerjaan rumah. Tantangan tetap ada, dan justru di situlah pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Di tengah semua itu, satu hal menjadi benang merah: kebersamaan.

Idul Fitri tahun ini di Soppeng bukan hanya tentang salat berjamaah. Ia adalah ruang pertemuan, antara masa lalu dan masa depan, antara individu dan komunitas, antara harapan dan realitas.

Ketika takbir terakhir berkumandang dan jamaah mulai saling bersalaman, yang tersisa bukan hanya rasa lega setelah Ramadan. Tapi juga energi baru, energi untuk melanjutkan kehidupan dengan semangat yang lebih utuh.

Dan mungkin, di situlah makna sebenarnya dari Idul Fitri: bukan hanya kembali ke fitrah, tetapi juga melangkah ke depan dengan kesadaran yang lebih dalam tentang arti menjadi bagian dari satu sama lain.

(Yunandar)

Jumat, 20 Maret 2026

Ketua JOIN Bersama Anggota Pers Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H. Jaga Kedaulatan Pemerintahan Soppeng



SOPPENG Sigapnews.com Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti momen silaturahmi yang digelar oleh Jurnalis Online Indonesia (JOIN) bersama sejumlah awak media yang tergabung dalam organisasi tersebut. Mereka kompak mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seraya mengajak seluruh elemen pers untuk terus bersinergi dengan pemerintah 21-3-2026

Dalam suasana penuh khidmat, Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) kabupaten Soppeng Herwan, SH, M. Si beserta anggota pers jajaran yang hadir mengulurkan kedua tangan, memohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan yang mungkin terjadi selama menjalankan tugas jurnalistik.

"Kami sekeluarga besar Jurnalis Online Indonesia dan rekan-rekan pers mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H. 

"Semoga ke depannya kita semua menjadi lebih baik, lebih profesional dan tetap bersatu, ujar Ketua JOIN saat menyampaikan pesan kebersamaan itu.

Ia juga menyampaikan harapan besar kepada Dewan Pers agar tetap bersemangat dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan. 

Menurutnya, sinergi yang solid antara pers, Dewan Pers dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menjaga kondusifitas serta kedaulatan pemerintahan, khususnya di Kabupaten Soppeng.

"Kami berharap Dewan Pers lebih semangat lagi dalam membimbing insan pers. Mari kita bersinergi dengan pemerintah dan bersama-sama menjaga kedaulatan pemerintahan di Soppeng. 

"Kolaborasi yang baik akan melahirkan pemberitaan yang konstruktif bagi pembangunan daerah, tambahnya.

Momen halal bihalal tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarpelaku jurnalistik di Soppeng. 

Mereka berkomitmen untuk terus mengedepankan kode etik jurnalistik serta mendukung terciptanya pemerintahan yang transparan dan berdaulat melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

(Yunandar)Join

Pengamanan Optimal Polres Soppeng,shalat idul fitri 1447 H,muhammadiyah berlangsung khikmat



Soppeng Sigapnews.com Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, jajaran Polres Soppeng melaksanakan pengamanan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H / 2026 M yang dilaksanakan oleh jamaah Muhammadiyah. Jumat, 20 Maret 2026.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh di beberapa wilayah, guna memastikan kegiatan ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.

Personel kami diterjunkan di sejumlah titik untuk melaksanakan pengamanan, monitoring, serta penggalangan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk, ujar Kapolres Soppeng.

Adapun pelaksanaan Shalat Idul Fitri oleh jamaah Muhammadiyah di wilayah Kabupaten Soppeng berlangsung di beberapa kecamatan, di antaranya.

Kecamatan Lalabata, Pelaksanaan Shalat Idul Fitri digelar di beberapa masjid, antara lain Masjid Mujahidin Sewo, Masjid Uswatun Hasana, Masjid Al-Furqan Jerae, dan Masjid Al-Furqon Coppobukkang dengan jumlah jamaah berkisar antara 100 hingga 400 orang di setiap lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat pengamanan dari personel Polsek Lalabata dan berjalan dengan aman serta tertib.

Kecamatan Donri-Donri, Kegiatan Shalat Idul Fitri dilaksanakan di Masjid Nurul Yaqin dan Masjid Nurul Huda, Desa Leworeng, dengan jumlah jamaah sekitar 50 hingga 300 orang. Personel Polsek Donri-Donri turut melaksanakan pengamanan, pemantauan, guna memastikan situasi tetap kondusif.

Kecamatan Liliriaja, Pelaksanaan Shalat Idul Fitri berlangsung di Mushollah Nurul Amin Attang Benteng, Kelurahan Jennae, dengan jumlah jamaah sekitar 200 orang. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan lancar dengan pengamanan dari personel Polsek Liliriaja.

Kapolres Soppeng menambahkan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri oleh jamaah Muhammadiyah tahun ini dilaksanakan lebih awal berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman organisasi tersebut.

Meskipun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan dengan pemerintah, situasi di wilayah Kabupaten Soppeng tetap aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan maupun potensi konflik di tengah masyarakat, jelasnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah preventif melalui pengamanan terbuka dan tertutup serta terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan.

Dengan adanya pengamanan yang optimal dari jajaran Polres Soppeng, seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H oleh jamaah Muhammadiyah di wilayah Kabupaten Soppeng berjalan aman, lancar dan penuh khidmat.

(Yund)

Kamis, 19 Maret 2026

Domino di Soppeng. Bukan Sekadar Permainan Tapi Perekat Persahabatan Antar Generasi



Soppeng, Sigapnews.com, Di tengah hiruk-pikuk perkembangan teknologi dan gempuran permainan digital, permainan tradisional domino tetap memegang tempat istimewa di hati masyarakat Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Jauh dari sekadar arena adu strategi dan trik, permainan kartu bergambar ini telah menjadi ritual sosial yang mempertemukan berbagai kalangan, dari generasi muda hingga dewasa.

Pantauan di  warkop OLLENG, gelak tawa dan suara gemerisik kartu domino masih menjadi pemandangan akrab. Aktivitas ini bukan hanya tentang mencari pemenang, melainkan tentang membangun dan merawat tali silaturahmi.

Salah seorang penggemar berat domino yang akrab disapa Mas Boy menegaskan sisi sosial dari permainan ini. Menurutnya, di meja domino lah persahabatan sejati seringkali diuji dan ditempa.

Ini adalah ajang yang mempertemukan dalam dunia persahabatan. Bukan soal menang atau kalah tapi canda tawa itulah yang selalu kami rasakan di sela-sela permainan, ujar Mas Boy kepada awak media SIGAPNEWS.COM 20-3-2026

Lebih lanjut, Mas Boy menjelaskan bahwa popularitas domino yang tak pernah pudar juga disebabkan oleh fleksibilitasnya dalam menciptakan strategi. Setiap pemain memiliki gaya dan trik tersendiri, mulai dari membaca kartu lawan, menggertak, hingga mengatur tempo permainan. Hal inilah yang membuat domino terus menarik minat dan tidak pernah membosankan.

Domino itu berbagai macam strategi bisa diciptakan. Itu yang membuat banyak peminatnya. Setiap pertemuan selalu ada dinamika baru, tambahnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah arus modernisasi, permainan tradisional seperti domino masih mampu bertahan dan menjadi oase kebersamaan. Masyarakat Soppeng membuktikan bahwa sebuah permainan sederhana bisa menjadi wadah yang efektif untuk menjaga keakraban dan solidaritas sosial, menjembatani perbedaan usia, serta melestarikan budaya nongkrong yang positif dan penuh kehangatan.

(YUND) Join

Polsek Lalabata Kerahkan Personil, Amankan Shalat Isya dan Tarawih di Malam Terakhir Ramadan 1447 H


Soppeng, Sigapnews.com, Personel Polsek Lalabata melaksanakan pengamanan Shalat Isya dan Shalat Tarawih di sejumlah masjid dalam wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis malam, 19 Maret 2026, sekitar pukul 19.30 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus untuk memastikan pelaksanaan ibadah pada malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan rumah ibadah menjadi salah satu fokus utama Polsek Lalabata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan. Pada malam terakhir pelaksanaan Shalat Tarawih, kehadiran personel kepolisian di sejumlah masjid diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaah yang datang untuk beribadah.

Sejumlah personel diterjunkan ke beberapa masjid yang menjadi sasaran pengamanan. Masjid Babul Jannah Sentral di Kelurahan Lapajung diamankan oleh Aipda Ibrahim. Sementara itu, Masjid Al Aqsa Lompo di Kelurahan Lemba diamankan oleh Aiptu Budiaman, dan Masjid Taqwa diamankan oleh Aiptu Suherman. Penempatan personel ini dilakukan untuk memastikan situasi di sekitar area masjid tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Selain melakukan penjagaan di lingkungan masjid, personel Polsek Lalabata juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di depan masjid guna mencegah terjadinya kemacetan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pada waktu pelaksanaan Shalat Isya dan Tarawih, terutama pada malam terakhir Ramadan yang biasanya dihadiri lebih banyak jemaah. Dengan pengaturan lalu lintas yang baik, para jemaah dapat datang dan pulang dengan lebih aman serta tertib.

Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap keamanan kendaraan yang diparkir selama pelaksanaan shalat. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya di sekitar tempat ibadah. Polisi mengingatkan warga agar memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan diparkir di lokasi yang aman.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Lalabata turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dari Kapolres Soppeng kepada masyarakat. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan, termasuk pada malam terakhir pelaksanaan Shalat Tarawih. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.

Kapolsek Lalabata AKP Mahmuddin mengatakan bahwa kegiatan pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan suasana aman dan kondusif selama kegiatan keagamaan berlangsung.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan untuk melakukan pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk kedekatan Polri dengan warga. Dengan hadir langsung di lokasi kegiatan ibadah, polisi diharapkan mampu memberikan rasa tenang sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.

“Pengamanan ini kami laksanakan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk, terutama pada malam terakhir Ramadan. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta memperhatikan keamanan kendaraan saat beribadah,” ujar AKP Mahmuddin.

Ia menambahkan, keterlibatan personel dalam pengamanan rumah ibadah merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Lalabata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Pelaksanaan Shalat Tarawih di wilayah hukum Polsek Lalabata pun berjalan tertib tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol. Kondisi ini menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat berjalan dengan baik dalam menjaga suasana tetap nyaman di penghujung Ramadan.

Dengan adanya pengamanan tersebut, masyarakat diharapkan semakin merasa tenang dalam menjalankan aktivitas ibadah. Di sisi lain, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Lalabata tetap terjaga dengan baik hingga akhir Ramadan, sejalan dengan harapan bersama untuk menciptakan lingkungan yang damai, aman, dan penuh kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.

(Yunandar/JOIN)

Polres Soppeng Hadir di Tengah Keramaian Pasar sentral dan pasar batu batu Tumpah demi Kenyamanan Warga Menyambut Lebaran



Soppeng Sigapnews.com Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng turun langsung mengatur arus kendaraan di sejumlah pasar tumpah yang menjadi pusat keramaian masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan warga dapat berbelanja dan beraktivitas dengan nyaman menjelang hari kemenangan, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan pengaturan lalu lintas yang digelar sejak pukul 09.00 WITA ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Pallawa 2026. Personel dikerahkan ke dua titik utama, yaitu Pasar Sentral Lamataesso Kecamatan Lalabata dan Pasar Batu-Batu Kecamatan Marioriawa, yang selama ini dikenal padat oleh aktivitas pedagang dan pembeli.

Kasat Lantas Polres Soppeng, AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si, melaporkan bahwa kehadiran petugas di lapangan berhasil menciptakan situasi yang aman dan terkendali. Meskipun volume kendaraan meningkat drastis, arus lalu lintas tetap mengalir lancar berkat pengaturan yang sigap dari personel kepolisian.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah keramaian pasar tumpah adalah bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.

Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara, terutama di momen-momen sibuk seperti menjelang Lebaran ini. Dengan kami turun langsung ke lapangan, kami berharap warga bisa beraktivitas dengan tenang, aman, dan nyaman tanpa terganggu kemacetan atau risiko kecelakaan, ujar Kapolres.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar masyarakat tetap disiplin berlalu lintas dan saling menjaga ketertiban, terutama di kawasan padat aktivitas. Keselamatan adalah yang utama. Mari kita jaga bersama agar momen menyambut Idul Fitri tahun ini penuh berkah dan kebahagiaan, pungkasnya.

Dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang maksimal, diharapkan situasi kamtibcarlantas di Kabupaten Soppeng tetap kondusif hingga perayaan Idul Fitri 1447 H tiba.

(Yund)

Polres Soppeng Apresiasi Soppeng Ramadhan Sprint Race 2026, Tekan Balap Liar dan Bangun Semangat Sportivitas


Soppeng Sigapnews.com Kegiatan Soppeng Ramadhan Sprint Race 2026 yang berlangsung di Jalan Letjenribali, tepatnya di depan Warkop Dg. Sija, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, sukses digelar pada Rabu malam 18 Maret 2026.

Event yang diselenggarakan selama dua hari, mulai 17 hingga 18 Maret 2026 ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Soppeng.

Perlombaan sprint dengan jarak tempuh sekitar 50 meter tersebut mempertandingkan kategori laki-laki berdasarkan tinggi badan serta kategori perempuan tanpa pembagian tinggi badan.

Dalam perlombaan tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap race yang diikuti oleh dua orang pelari. Adapun para pemenang berhasil diraih oleh Emon sebagai Juara I kategori laki-laki tinggi badan 150–164 cm, serta Asdar Men sebagai Juara I kategori laki-laki tinggi badan 165–175 cm. Sementara itu, pada kategori perempuan,
Juara I diraih oleh Satriani.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Kami sangat mengapresiasi kegiatan Soppeng Ramadhan Sprint Race ini karena mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya di bidang olahraga secara positif. Selain itu, kegiatan ini juga efektif dalam menekan aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari selama bulan
Ramadhan, ujar Kapolres Soppeng.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada aspek olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan di tengah masyarakat.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat diterima dengan baik. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tambahnya.

Kegiatan Soppeng Ramadhan Sprint Race 2026 sendiri berakhir pada Kamis dini hari (19/3/2026) sekitar pukul 00.40 WITA dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan penyelenggara dapat menciptakan aktivitas positif yang mendukung keamanan serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Soppeng.

Yund

Rabu, 18 Maret 2026

Dari Senyap Menjadi Riang. Kemacetan Malam Hari Jadi Penanda Ekonomi Bumi Temmamala Menggeliat


TEMMAMALA KAB. SOPPENG Sigapnews.com Senyap malam yang biasa menyelimuti ruas-ruas jalan di Bumi Temmamala perlahan berubah menjadi riuh rendah cahaya lampu dan deru mesin. Fenomena tahunan arus mudik Lebaran telah mengubah wajah kota kecil yang dikenal tenang ini menjadi episentrum aktivitas, di mana kemacetan lalu lintas bukan lagi sekadar pemandangan biasa, melainkan menjadi barometer baru bagi geliat ekonomi warga.

Jika biasanya hiruk pikuk kendaraan roda dua dan empat hanya terdengar di siang hari, malam hari di Bumi Temmamala kini menceritakan kisah berbeda. Ratusan kendaraan dengan plat nomor dari berbagai penjuru perantauan terlihat memadati jalan-jalan utama, menciptakan antrean panjang yang menguji kesabaran sekaligus membawa berkah tersendiri.

H-3 Lebaran ini volumenya meningkat drastis, hampir tiga kali lipat dari hari biasa. Arus kendaraan dari arah timur mulai merayap padat sejak pukul 19.00 WITA,  ujar Bahistuta, seorang warga yang rumahnya berada di tepi jalur utama, ditemui di sela-sela kesibukannya,Rabu (18/03/2026) malam. Dulu macet sepertinya hanya terjadi di kota besar, sekarang jadi pemandangan langganan kami saat para perantau pulang kampung, tambahnya, menyebut suasana yang jauh berbeda dari sepinya malam-malam biasa.

Di balik kemacetan yang tercipta, terdapat denyut nadi ekonomi yang kian terasa. Lonjakan kendaraan tidak hanya membawa dampak pada padatnya lalu lintas tetapi juga menggerakkan sektor-sektor kecil di sekitarnya.

Para pedagang musiman bermunculan di pinggir jalan, menjajakan makanan ringan, minuman, hingga petang dan perlengkapan kendaraan. Warung makan dan tempat pencucian motor pun kebanjiran pelanggan.

Alhamdulillah laris manis  dgn dana semangat. Yang berhenti bukan cuma untuk istirahat tapi juga karena macet jadi punya banyak waktu untuk ngopi di pinggir jalan, ujar sitti, seorang pedagang dadakan yang memanfaatkan momen mudik untuk menambah penghasilan keluarganya. Ia mengaku omzetnya naik hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

Kebisingan klakson dan deru mesin yang memecah keheningan malam diakui sebagian warga sebagai harga yang harus dibayar atas berkah ekonomi yang masuk. Para perantau yang pulang tidak hanya membawa kendaraan tetapi juga daya beli yang menyuntikkan semangat baru bagi roda perekonomian lokal.

(The Yund)

Selasa, 17 Maret 2026

Pasar Lolloe Tetap Kondusif, Polsek Lalabata Intensifkan Pengamanan


Soppeng, Sigapnews.com, Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Lalabata meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Pasar Rakyat Lolloe, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, bersama sejumlah personel kepolisian. Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WITA hingga menjelang siang hari, menyesuaikan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pasar selama bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan signifikan selama bulan puasa. Masyarakat memanfaatkan waktu pagi hingga siang hari untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas jual beli di pasar berjalan dengan lancar dan tertib. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya masih dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan yang signifikan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Para pedagang di Pasar Lolloe pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama bulan Ramadhan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Pembeli juga lebih tertib, jadi suasana pasar tetap kondusif,” ungkap salah seorang pedagang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Situasi di Pasar Rakyat Lolloe terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Lalabata menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah hukum Polsek Lalabata.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

(Yund)

Wakil Bupati Soppeng Tutup Pasar Ramadhan SUKSES 2026, Perputaran Ekonomi Tembus Rp3,2 Miliar



Soppeng, Sigapnews.com Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, resmi menutup kegiatan Pasar Ramadhan SUKSES 2026, Selasa, 17 Maret 2026 malam.

Penutupan dihadiri unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan daerah, antara lain Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto, Kasie Intel  Kejaksaan Negeri Soppeng Nazamuddin, kepala SKPD, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Anarchi Arus Bakti

Ketua panitia, Agus Copli, menyebut total perputaran uang mencapai Rp3,2 miliar selama 20 hari pelaksanaan, belum termasuk tambahan dua hari hingga penutupan.

Sebanyak 87 pelaku UMKM terlibat aktif. Mereka tidak hanya berjualan, tetapi juga menguji daya saing produk, strategi pemasaran, hingga pelayanan kepada konsumen.

UMKM kita sebenarnya kuat. Mereka hanya butuh ruang dan kesempatan yang setara, kata Agus.

Plt. Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, menegaskan event ini menjadi langkah awal Perseroda dalam mengambil peran penguatan ekonomi lokal.

Dengan persiapan yang hanya dua pekan, kegiatan tetap berjalan lancar dan mampu menghadirkan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Selle KS Dalle menilai Pasar Ramadhan SUKSES telah menjadi ekosistem pembelajaran bagi pelaku usaha, khususnya pemula.

Menurutnya, pengalaman selama kegiatan berlangsung menjadi modal penting bagi UMKM untuk naik kelas.

Di sini mereka belajar langsung, dari produksi, pemasaran, sampai menghadapi konsumen. Ini proses yang sangat berharga,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng, lanjutnya, berkomitmen terus mendorong pengembangan UMKM melalui kegiatan serupa yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Pasar Ramadhan SUKSES pun diproyeksikan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya ramai secara pengunjung, tetapi juga kuat dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan.

(Yun)

Senin, 16 Maret 2026

Dari Berbelanja hingga Bernyanyi. Selfi Yamma Muda Meriahkan Pasar Ramadhan Soppeng



SOPPENG Sigapnews.com  Kehadiran penyanyi ibu kota asal Soppeng, Selfi Yamma, menjadi kejutan tersendiri bagi Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, saat mengunjungi Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Lapangan Gasis, Senin malam (16/3/2026).

Di hadapan ribuan pengunjung yang memadati kawasan pasar ramadhan tersebut, Suwardi mengaku kedatangan Selfi merupakan doa yang terkabul.

Kami memang berdoa dan berharap pasar ramadhan ini disambangi artis. Ternyata doa kami dikabulkan karena keluarga kami Selfi mudik dan semoga berkenan menghibur warga pada malam ini, ujar Suwardi.

Selfi dikenal sebagai artis kelahiran Soppeng yang rutin pulang kampung, terutama menjelang Lebaran. Orang tuanya menetap di Cabbenge, Kecamatan Lilirilau. Setiap berada di kampung halaman, ia kerap menyempatkan diri menghibur masyarakat dan keluarga besarnya.

Di atas panggung, Selfi menyapa masyarakat dengan bahasa Bugis bercirikan logat khas Soppeng yang kental.

Saya tidak akan eksis di dunia hiburan bila bukan karena dukungan keluarga dan masyarakat Soppeng. Tugas saya adalah menghibur ketika berada di kampung, meskipun malam ini awalnya hanya ingin berbelanja kuliner, tuturnya.

Malam itu, suara merdu Selfi mengalun bak angin lembut yang menyejukkan keramaian pasar. Lantunan lagu Bugis yang dibawakannya seolah mengikat perhatian pengunjung yang memadati Lapangan Gasis.

Balutan busana muslim berwarna hitam semakin menegaskan pesona gadis Bugis tersebut di atas panggung, menjadikan suasana Pasar Ramadhan SUKSES 2026 kian semarak oleh tepuk tangan dan sorakan pengunjung.

(Yund)

Bupati Soppeng Undang Ratusan Anak Yatim dan Santri Buka Puasa di Rumah Jabatan



SOPPENG Sigapnews.com  Suasana hangat dan penuh haru mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu, 15 Maret 2026.

Sebanyak 125 anak yatim dan santri dari berbagai pondok pesantren serta rumah tahfidz di Kabupaten Soppeng diundang langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, untuk berbuka puasa bersama di rujab bupati. Mereka hadir didampingi 25 pembina dari sejumlah lembaga pendidikan keagamaan.

Para santri dan anak yatim tersebut berasal dari beberapa lembaga, di antaranya Pondok Pesantren Yasrib Lapajung, Darunnain Pesse, DDI Pattojo, Hidayatullah Ganra, Siratal Mustaqim, Darussalihin, As’adiyah Kebo, Pondok Tahfidz Welongnge, serta MI Pergis Ganra.

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berbagi kebersamaan dengan para santri dan anak yatim di bulan suci Ramadan.

Saya merasa sangat bahagia sore ini. Bukan karena saya seorang bupati, tetapi karena rumah jabatan ini dipenuhi anak-anak hebat yang sedang menempuh jalan mulia sebagai penjaga Al-Qur’an. Saya memahami perjalanan hidup anak-anakku kadang tidak selalu mudah. Namun percayalah, kalian tidak pernah sendiri. Ada guru, pembina, masyarakat, dan pemerintah daerah yang selalu mendoakan serta mendukung langkah kalian, ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh KH Sulaiman Usman. Dalam tausiah tersebut, ia mengajak seluruh hadirin untuk memperbanyak amal, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Setelah itu, zikir dan doa bersama dipimpin oleh Ustads Junaidi.

Menjelang waktu magrib, seluruh hadirin berbuka puasa bersama, kemudian dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah. Suasana kebersamaan terasa kental saat para santri, pembina, dan jajaran pemerintah daerah duduk bersama menikmati hidangan makan malam.

Pada akhir kegiatan, Bupati Soppeng menyerahkan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu serta para pembina dan pendamping dari pondok pesantren dan rumah tahfidz yang hadir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim di bulan Ramadan.


-(Yund)

Minggu, 15 Maret 2026

Peduli Sesama di Bulan Suci, Komunitas PPR Owner Soppeng Bagikan 500 Takjil


Soppeng Sigapnews.com Menyemarakkan bulan Ramadan dengan berbagi kebahagiaan, Komunitas PPR(PersatuanPejuang Rupiah) Owner Soppeng menggelar aksi sosial bagi-bagi takjil kepada para pengendara yang melintas. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Bundaran Taman Kalong, Kota Soppeng, ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan berlangsung dengan penuh kehangatan, Senin (15/03/2026).

Pantauan di lokasi yang di liput langsung Sigapnews.com, antusiasme para pengendara terlihat begitu tinggi. Ratusan paket takjil yang disiapkan oleh panitia langsung ludes dalam waktu singkat. Tak hanya pengendara roda dua, para pengemudi mobil pun turut antre untuk mendapatkan takjil yang akan digunakan untuk berbuka puasa.

Ketua pelaksana kegiatan, Hj. Tina, saat ditemui di sela-sela pembagian takjil mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kelancaran acara tersebut. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan rasa syukur para anggota komunitas di bulan yang penuh berkah.

Alhamdulillah, kami dari keluarga besar PPR Owner Soppeng sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan berbagi ini. Bergabung di organisasi ini justru semakin mengetuk hati kami untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan yang mulia ini. Melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa, paket takjil yang kami siapkan sekitar 500 buah serentak habis dalam sekejap, ujar Hj. Tina dengan penuh semangat.

Kegiatan berbagi takjil di Bundaran Taman Kalong ini merupakan agenda pertama dari rangkaian acara komunitas PPR Owner Soppeng pada hari itu. Setelah sukses membagikan takjil, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi kawasan Pantai Asuhan yang terletak di Jalan Ujung. Keberangkatan ke Panti Asuhan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kebersamaan antar anggota komunitas.

Salah seorang pengendara, Andi Firmansyah (32), mengaku senang dan terbantu dengan adanya kegiatan bagi-bagi takjil ini. Sempat khawatir macet di perjalanan dan takut telat berbuka, untung ada komunitas yang berbagi. Semoga menjadi berkah bagi semuanya, tuturnya.

Kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat terus menginspirasi komunitas lainnya untuk ikut berbagi dan menebar kebaikan, khususnya di bulan suci Ramadan.

(Yunandar)

Tol Jakarta–Cikampek Terpantau Lancar, Bersama Dirgakkum Korlantas Polri, Wakapolri Pantau Langsung Pergerakan Pemudik


Jakarta, Sigapnews.com,– Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan arus mudik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemantauan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo terhadap kondisi lalu lintas di sejumlah jalur utama mudik.

Pemantauan tersebut dilakukan pada Sabtu (14/3/2026) dengan menggunakan jalur udara untuk melihat secara langsung kondisi arus kendaraan dari wilayah Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Setelah melakukan pemantauan dari udara, Wakapolri melanjutkan kegiatan dengan meninjau Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, yang menjadi salah satu pusat pemantauan lalu lintas dalam Operasi Ketupat tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut, Komjen Pol. Dedi Prasetyo didampingi oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K. yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kasatgas Kamseltibcarlantas) dalam Operasi Ketupat 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan dari udara, arus kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju arah timur mulai mengalami peningkatan volume. Namun demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar tanpa adanya kepadatan yang signifikan.

Wakapolri menyampaikan bahwa situasi tersebut menunjukkan kesiapan aparat di lapangan dalam mengelola pergerakan kendaraan para pemudik.

“Secara umum saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar. Meskipun sudah ada peningkatan volume kendaraan, namun masih dalam kategori sangat lancar,” ujar Dedi saat memberikan keterangan kepada awak media di Command Center KM 29.

Ia menjelaskan, sejumlah jalur strategis yang menjadi lintasan utama para pemudik masih dapat dilalui dengan baik. Mulai dari ruas Tol Jakarta–Cikampek, jalur menuju Cirebon, hingga kawasan perbatasan Jawa Tengah di Kalikangkung, arus kendaraan masih bergerak dengan normal.

Tidak hanya wilayah Jawa Tengah, pemantauan juga dilakukan hingga jalur yang mengarah ke wilayah Jawa Timur. Menurut laporan yang diterima dari petugas di lapangan, pergerakan kendaraan menuju kawasan Ngawi juga masih dalam kondisi lancar.

Kondisi ini dinilai sebagai hasil dari berbagai strategi pengaturan lalu lintas yang telah diterapkan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Berbagai skema rekayasa lalu lintas serta kesiapan personel di titik-titik rawan kemacetan dinilai mampu menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang mulai melakukan mudik lebih awal.

Selain jalur mudik menuju Pulau Jawa, perhatian juga diberikan terhadap jalur transportasi yang mengarah ke Pelabuhan Merak, Banten. Pelabuhan tersebut menjadi salah satu titik penting bagi masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatra.

Berdasarkan laporan petugas, arus kendaraan menuju kawasan pelabuhan juga masih terpantau lancar. Meski demikian, langkah-langkah antisipatif tetap disiapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pengalihan kendaraan berat bersumbu tiga keluar dari jalan tol menuju jalur arteri di wilayah Cilegon.

Langkah tersebut diambil untuk mengurangi beban kendaraan di jalan tol sehingga arus kendaraan pemudik dapat tetap terjaga kelancarannya.

“Untuk kendaraan sumbu tiga sudah dilakukan pengalihan keluar tol menuju jalur arteri. Ini bagian dari langkah antisipasi agar arus kendaraan pemudik tetap lancar,” jelas Dedi.

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polri juga memanfaatkan sistem pemantauan berbasis teknologi melalui Command Center yang terintegrasi dengan berbagai perangkat pengawasan lalu lintas.

Melalui sistem tersebut, petugas dapat memantau kondisi jalan secara real time di berbagai titik jalur mudik nasional.

Dengan sistem pemantauan tersebut, aparat dapat segera mengambil langkah cepat apabila terjadi lonjakan volume kendaraan atau potensi gangguan lalu lintas di lapangan.

Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan operasi juga dilakukan secara rutin melalui kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) yang dilaksanakan setiap hari.

Menurut Wakapolri, hasil evaluasi pada hari pertama dan kedua pelaksanaan Operasi Ketupat menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat masih berada dalam kondisi kondusif.

“Dari hasil Anev hari pertama dan hari kedua ini, secara umum situasi kamtibmas dalam kondisi sangat kondusif dan arus lalu lintas masih bisa dikendalikan dengan baik,” katanya.

Polri memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.

Dengan dukungan personel di lapangan, rekayasa lalu lintas, serta pemantauan teknologi dari command center, diharapkan potensi kemacetan maupun gangguan keamanan selama periode mudik dapat diminimalkan.

(Yunandar)

Sabtu, 14 Maret 2026

Di Usia 41 Tahun, Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra Tuai Apresiasi dari LSM SIDIK


Soppeng, Sigapnews.com, – Momentum ulang tahun ke-41 Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H., yang jatuh pada 14 Maret 2026 mendapat perhatian dari berbagai kalangan masyarakat. Ucapan selamat dan doa pun mengalir sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Salah satu ucapan tersebut datang dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (SIDIK), Mahmud Cambang. Ia menyampaikan selamat ulang tahun sekaligus memberikan apresiasi atas kinerja AKP Dodie Ramaputra selama menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Soppeng.

Menurut Mahmud Cambang, sosok AKP Dodie Ramaputra dikenal sebagai perwira polisi yang memiliki komitmen kuat dalam menegakkan hukum serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Soppeng.

Ia menilai, kepemimpinan dalam satuan reserse kriminal memiliki peran yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan penanganan berbagai kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

“Selamat ulang tahun kepada AKP Dodie Ramaputra. Semoga selalu diberikan kesehatan, umur panjang, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Soppeng,” ujar Mahmud Cambang.

Ia juga berharap agar di usia yang ke-41 tahun ini, AKP Dodie Ramaputra semakin sukses dalam perjalanan kariernya serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Mahmud menilai bahwa di bawah kepemimpinan AKP Dodie Ramaputra, jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Soppeng mampu menjalankan tugasnya secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan prinsip penegakan hukum yang berkeadilan.

Menurutnya, kinerja aparat penegak hukum yang profesional sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna menciptakan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, Mahmud Cambang juga menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat.

Ia mengatakan bahwa sinergitas antara masyarakat dan aparat penegak hukum merupakan faktor penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang transparan, objektif, serta akuntabel.

“Hubungan sinergis antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan,” jelasnya.

Mahmud juga menegaskan bahwa LSM memiliki peran penting sebagai pengawas sosial sekaligus mitra strategis dalam mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kami dari LSM SIDIK tentu berharap sinergitas antara lembaga masyarakat dan kepolisian terus terjalin dengan baik. Kami siap mendukung setiap upaya penegakan hukum yang transparan, profesional, dan berpihak kepada keadilan,” tambahnya.

Sementara itu, AKP Dodie Ramaputra sendiri dikenal sebagai sosok perwira polisi yang memiliki pengalaman cukup panjang dalam bidang kepolisian. Sebelum menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Soppeng, ia pernah mengemban amanah sebagai Kapolsek Barebbo di Kabupaten Bone.

Selama bertugas di wilayah tersebut, AKP Dodie dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan berbagai elemen sosial.

Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah tugasnya saat itu.

Pengalaman bertugas di tingkat kepolisian sektor tersebut kemudian menjadi bekal penting bagi AKP Dodie Ramaputra dalam menjalankan tugasnya saat ini sebagai Kasat Reskrim Polres Soppeng.

Dengan pengalaman lapangan yang dimilikinya, ia dinilai memahami secara langsung dinamika sosial masyarakat serta berbagai tantangan dalam proses penegakan hukum di daerah.

Di bawah kepemimpinannya, jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Soppeng diharapkan terus meningkatkan kinerja dalam mengungkap berbagai kasus serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Mahmud Cambang juga menilai bahwa sosok AKP Dodie Ramaputra merupakan contoh aparat kepolisian yang memiliki dedikasi tinggi serta komitmen kuat dalam menjalankan tugas negara.

Ia berharap di usia yang bertambah ini, AKP Dodie Ramaputra senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta keberkahan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum. Kami berharap beliau terus menjadi teladan bagi anggota kepolisian lainnya,” tutup Mahmud.

Ucapan selamat ulang tahun tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi dari berbagai elemen masyarakat terhadap kinerja aparat kepolisian yang dinilai telah bekerja secara maksimal dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di daerah.

Dengan bertambahnya usia, diharapkan AKP Dodie Ramaputra dapat terus memberikan pengabdian terbaiknya bagi masyarakat serta semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

(Yund/JOIN)

Jumat, 13 Maret 2026

Polres Soppeng Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok di Bulan Ramadhan




Soppeng Sigapnews.com Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Soppeng menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut merupakan kerja sama antara Polres Soppeng dengan Perum Bulog Cabang Soppeng serta mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng.

Selain pelaksanaan penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan zoom meeting serentak yang terpusat di Mabes Polri, yang diikuti oleh seluruh Polda dan Polres jajaran di Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos, Pimpinan Bulog Cabang Soppeng Abdul Haris Sarro, Kepala Bidang Ketahanan Pangan H. Aziz, para personel Polres Soppeng, Bhayangkari, serta masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok.

Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas yang dijual di antaranya beras SPHP, beras Punokawan, beras Mallopi, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, bawang putih hingga cabai.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadhan.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergitas antara Polri, Bulog dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Soppeng.

Melalui kerja sama antara Polres Soppeng, Bulog dan Pemerintah Daerah, diharapkan kegiatan ini dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok di pasaran serta meringankan beban ekonomi masyarakat, tambahnya.

Masyarakat yang hadir terlihat antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok .

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sekaligus menjadi langkah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Soppeng.

(YUND)

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Soppeng Gelar Press Release Pengungkapan Kasus Pencurian, Empat Pelaku Diamankan



Soppeng Sigapnews.com Polres Soppeng menggelar kegiatan press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 17.40 Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K, didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H, serta Kasi Humas Polres Soppeng H. Husain, S.Sos., S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Soppeng, KBO Satreskrim Polres Soppeng, serta para rekan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Soppeng.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni pencurian yang melibatkan tiga orang pelaku berinisial BR, LK, dan SH. Kapolres menjelaskan bahwa pelaku BR dan LK melakukan pencurian dengan cara mengambil mesin pompa air milik korban yang disimpan di area persawahan.

Setelah berhasil mengambil barang tersebut, hasil curian kemudian dijual kepada SH yang diketahui berperan sebagai penadah.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Soppeng, pelaku BR juga diketahui terlibat dalam beberapa aksi pencurian lainnya seperti pencurian handphone dan tabung gas di wilayah hukum Polres Soppeng, ungkap Kapolres.

Selain kasus tersebut, polisi juga mengungkap kasus pencurian lainnya yang dilakukan oleh seorang pelaku berinisial Z Pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil tegel milik korban sebanyak 115 dus tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tegel tersebut disimpan di dalam gudang tempat pelaku bekerja yang beralamat di Cikke’e, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku pada malam hari, kemudian tegel hasil curian tersebut dijual kembali di beberapa tempat. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada Minggu, 15 Februari 2026 di wilayah Lolloe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Adapun para pelaku berhasil diamankan oleh petugas pada waktu dan lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit mesin pompa air merek Matari, tiga buah tabung gas, satu unit handphone merek Vivo warna merah, serta barang bukti lainnya yang masih dalam proses pengembangan dan pencarian.

Para pelaku dijerat dengan pasal berbeda sesuai dengan peran masing-masing, di antaranya Pasal 476 jo Pasal 21 ayat (1) huruf A dan huruf B KUHPidana, serta pasal lain yang terkait dengan tindak pidana pencurian dan penadahan.

Kapolres Soppeng menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam memberantas tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat, baik yang terjadi di area persawahan maupun di lingkungan pemukiman warga.

Melalui kegiatan press release ini, kami ingin menunjukkan transparansi kepada masyarakat serta memberikan informasi yang akurat terkait kinerja kepolisian dalam mengungkap tindak pidana di wilayah hukum Polres Soppeng, ujarnya.

Ia juga berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

(Yund)

Bulan Penuh Berkah, Kapolsek Marioriwawo Salurkan Bansos untuk Korban Banjir dan Longsor di Gattareng Toa



Soppeng Sigapnews.com Wujud Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Marioriwawo Bantu Korban Bencana di Gattareng Toa

Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Marioriwawo menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Marioriwawo, Dusun Kessi, Desa Gattareng Toa. Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 10.30 WITA.

Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H bersama Ketua Bhayangkari Ranting Marioriwawo didampingi anggota Polsek Marioriwawo menyerahkan langsung bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana.

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Gattareng Toa Irwansyah, personel Polsek Marioriwawo, aparat pemerintah setempat, serta masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut.

Bantuan sosial tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah, terlebih di bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum untuk saling berbagi dan membantu sesama.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan bantuan.

Di bulan suci Ramadhan ini kita diajarkan untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kapolres Soppeng.

Kapolsek Marioriwawo juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat wilayah Desa Gattareng Toa merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi tanah longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

(Yund)

Polres Soppeng Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers, Pererat Sinergi di Bulan Ramadhan


Soppeng Sigapnews.com Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan media, Polres Soppeng menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah / 2026 Masehi. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng dan dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai organisasi pers yang ada di Kabupaten Soppeng.

Acara buka puasa bersama yang digelar pada hari ke-21 Ramadhan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra dan Kasi Humas AKP Husain, Kasat Lantas polres Soppeng AKP H Alwi. 

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara jajaran kepolisian dengan insan pers, tetapi juga dirangkaikan dengan konferensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian material yang terjadi di salah satu toko di Kota Watansoppeng.

Dalam konferensi pers tersebut, pihak Polres Soppeng memaparkan kronologi singkat terkait kasus pencurian yang berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Soppeng. 

Selain itu, sejumlah barang bukti hasil kejahatan turut diperlihatkan kepada awak media sebagai bentuk transparansi penegakan hukum kepada masyarakat.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut di antaranya berupa tabung gas LPG 3 kilogram dan dua unit mesin genset yang diduga merupakan hasil tindak pencurian. 

Barang-barang tersebut diperlihatkan langsung kepada awak media yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. 

Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husein dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini telah menjalin kerja sama yang baik dengan Polres Soppeng dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, peran media sangat penting dalam membantu menyebarkan informasi yang akurat dan berimbang terkait kegiatan kepolisian maupun situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan insan pers yang selama ini telah menjadi mitra Polres Soppeng dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. 

"Sinergi dan kerja sama ini sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Husein.

Ia juga berharap momentum Ramadhan ini dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan para jurnalis sehingga komunikasi dan koordinasi dapat terus terjalin dengan baik.

Setelah rangkaian konferensi pers selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara jajaran Polres Soppeng dan para awak media yang hadir. 

Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan.

Di akhir acara, Polres Soppeng juga menyerahkan paket Idul Fitri kepada masing-masing ketua organisasi pers dan anggota yang hadir sebagai bentuk perhatian dan penghargaan terhadap para jurnalis yang selama ini aktif menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Soppeng.

Adapun organisasi pers yang menerima paket tersebut di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jurnalis Online Indonesia (JOIN), Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ), Ikatan Jurnalis Soppeng (IJS), serta Ikatan Wartawan Online (IWO).

Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polres Soppeng dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung terciptanya penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Red)

Photos

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved