Soppeng, Sigapnews.com, Suasana duka mendalam menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jera’E Sumber Jati, Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sabtu (14/2/2026).
Ratusan pelayat memadati area pemakaman untuk mengantarkan kepergian almarhum Ahmad Gunawan bin Abd. Samad, warga Kabupaten Soppeng yang meninggal dunia akibat insiden penembakan oleh orang tak dikenal di Desa Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (12/2/2026) lalu.
Sejak pagi hari, keluarga, kerabat, sahabat, dan masyarakat umum telah berdatangan ke rumah duka sebelum bersama-sama mengantar jenazah menuju lokasi pemakaman.
Isak tangis keluarga pecah ketika jenazah diturunkan ke liang lahat. Doa-doa dipanjatkan dengan penuh khidmat, memohon agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Prosesi pemakaman berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat setempat. Suasana hening menyelimuti area TPU saat doa bersama dipimpin tokoh agama sebelum jenazah ditimbun tanah.
Banyak pelayat tampak menundukkan kepala, sementara sebagian lainnya tak kuasa membendung air mata.
Turut hadir dalam prosesi tersebut Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap keluarga korban.
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Latemmamala itu diharapkan dapat memberikan penguatan moril bagi keluarga yang tengah dilanda duka mendalam.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Suwardi Haseng dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah turut merasakan kesedihan atas musibah yang menimpa salah satu warganya di tanah rantau.
Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya menjadi duka keluarga korban, tetapi juga duka seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng.
“Kita semua merasa kehilangan. Ini bukan hanya musibah bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi kita semua sebagai masyarakat Soppeng,” tambahnya.
Kabar meninggalnya Ahmad Gunawan akibat tindak kekerasan di Papua Tengah sebelumnya sempat mengguncang masyarakat Soppeng.
Ucapan belasungkawa mengalir melalui berbagai saluran komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Banyak warga yang menyampaikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian serius karena melibatkan warga daerah yang menjadi korban kekerasan di luar wilayah asalnya.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus tersebut serta menghadirkan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam prosesi pemakaman juga menyampaikan harapan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan saling mendoakan demi keselamatan warga yang merantau mencari nafkah.
Pemerintah Kabupaten Soppeng, melalui pernyataannya, juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
Dukungan moril dari masyarakat diharapkan dapat menjadi penguat di tengah rasa kehilangan yang mendalam.
Duka yang menyelimuti Soppeng hari ini menjadi pengingat bahwa musibah dapat menimpa siapa saja dan kapan saja. Namun, kebersamaan dan solidaritas masyarakat menjadi cahaya penguat di tengah kesedihan yang mendalam.
(Yund)























FOLLOW THE SIGAPNEWS.COM AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow SIGAPNEWS.COM on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram