-->

Ads

Nasional

Kesehatan

Internasional

TOP NEWS

Minggu, 25 Oktober 2026

Baru Dilantik Jadi Wakil Ketua Golkar Sulsel, Suwardi Haseng Langsung Berpacu ke Lokasi Kebakaran Pasar Batu-Batu


Soppeng, Sigapnews.com, Kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, menjadi alasan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., segera meninggalkan agenda lanjutan Partai Golkar di Makassar dan kembali ke daerahnya, Minggu (25/10/2026).

Usai dilantik sebagai Wakil Ketua Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Four Points Makassar, Suwardi memilih tidak menghadiri acara syukuran HUT Golkar di Pinisi Point. Ia langsung bertolak ke Soppeng untuk meninjau kondisi pasar yang dilanda kebakaran pada Sabtu (24/10/2026).

Sekitar pukul 20.00 WITA, Suwardi tiba di lokasi kebakaran. Kedatangannya ditujukan untuk melihat langsung kondisi pascakejadian sekaligus memastikan jajaran pemerintah daerah bergerak menangani dampak musibah yang menimpa masyarakat dan pedagang.

Keputusan untuk segera pulang diambil di tengah rangkaian agenda politik yang masih berlangsung. Setelah menyelesaikan prosesi pelantikan, Suwardi memilih memprioritaskan peninjauan di wilayahnya.

Di lokasi, ia didampingi Wakil Ketua I DPRD Soppeng H. Naspidin dan Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan. Turut hadir Kasat Intelkam Polres Soppeng, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng H. Asis Dahlan, aparat keamanan, serta masyarakat setempat.

Koordinasi Dilakukan Sebelum Tiba di Lokasi

Penanganan kebakaran telah dikoordinasikan Suwardi dari Makassar melalui sambungan video call. Ia meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng bergerak cepat tanpa menunggu kepulangannya.

Arahan tersebut mencakup pengamanan lokasi, pemantauan kondisi pascakebakaran, pendataan warga dan pedagang terdampak, serta identifikasi kebutuhan mendesak masyarakat.

Pendataan menjadi salah satu tahapan penting agar pemerintah daerah memperoleh gambaran mengenai dampak kebakaran dan dapat menyiapkan langkah penanganan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Bagi para pedagang, kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu bukan hanya menyisakan kerusakan bangunan, tetapi juga berpotensi mengganggu mata pencaharian dan aktivitas ekonomi keluarga mereka.

Karena itu, penanganan pascakebakaran membutuhkan tindak lanjut yang terukur. Selain memastikan keamanan lokasi, pemerintah daerah perlu mengawal pendataan kerugian, menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan, serta merumuskan langkah pemulihan agar kegiatan perdagangan dapat kembali berjalan.

Kehadiran Suwardi di lokasi menjadi bagian dari respons awal pemerintah daerah terhadap musibah tersebut. Selanjutnya, masyarakat terdampak menantikan langkah konkret yang dapat membantu mereka melewati masa sulit dan memulihkan aktivitas ekonomi pascakebakaran.

(Red)

Selidiki Kebakaran Pasar Batu-Batu, Polres Soppeng Turunkan Tim Labfor Polda Sulsel


Soppeng, Sigapnews.com, Polres Soppeng terus berupaya mengungkap penyebab kebakaran Pasar Batu-Batu yang berada di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Untuk memastikan penyebab kejadian berdasarkan bukti ilmiah, kepolisian melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pemeriksaan berlangsung pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Tim Labfor melakukan penelusuran di lokasi kebakaran untuk mengumpulkan petunjuk, memeriksa bukti yang ditemukan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Olah TKP dipimpin Kasubdit Fisika Komputer Forensik Bidlabfor Polda Sulsel, AKBP Wiji Purnomo, S.T., M.H. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., turut hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres Soppeng dan Kapolsek Marioriawa.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Soppeng H. Naspidin, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Jumiar, S.T., M.M., Camat Marioriawa A. Massalangka Raya, S.Si., serta Koordinator Pasar Batu-Batu Japri, S.Sos.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa penyelidikan kebakaran Pasar Batu-Batu harus dilakukan secara cermat dan profesional. Menurutnya, pemeriksaan ilmiah diperlukan agar penyebab kejadian tidak disimpulkan hanya berdasarkan asumsi.

“Penanganan peristiwa ini tidak boleh didasarkan pada dugaan semata. Kami bersama Tim Labfor Polda Sulsel berupaya mengungkap penyebab kebakaran melalui pemeriksaan secara ilmiah dan pengumpulan bukti yang relevan. Kami ingin memastikan setiap tahapan penyelidikan berjalan profesional, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur terkait juga diperlukan untuk mendukung penanganan dampak kebakaran yang memengaruhi aktivitas perdagangan dan mata pencaharian masyarakat.

Pelibatan Tim Labfor menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelidikan melalui analisis terhadap temuan di lokasi kejadian. Bukti yang terkumpul nantinya dapat membantu penyidik menyusun gambaran mengenai rangkaian peristiwa dan menentukan langkah penanganan berikutnya.

Di tengah perhatian masyarakat terhadap kebakaran tersebut, kepastian penyebab kejadian menjadi hal yang dinantikan. Namun, hasil pemeriksaan harus terlebih dahulu dianalisis sebelum kesimpulan resmi dapat disampaikan.

Hingga olah TKP dilaksanakan, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan. Polres Soppeng menegaskan bahwa proses penyelidikan akan mengacu pada hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan di lapangan.

Pengungkapan yang menyeluruh diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat, terutama para pedagang yang terdampak, sekaligus memastikan bahwa setiap kemungkinan penyebab ditelusuri secara objektif.

Polres Soppeng pun menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional, mengedepankan pembuktian ilmiah, serta menjalankan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

(Yund)

Sabtu, 24 Oktober 2026

Raih Emas dan Perunggu di Kejurnas Gateball 2026, Pergatsi Sulsel Bidik Prestasi di PON 2028


Jakarta, Sigapnews.com, Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan atlet menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 setelah menorehkan prestasi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball XIII Tahun 2026.

Kontingen Sulawesi Selatan sukses membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu dalam kejuaraan yang berlangsung di Lapangan RS Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta, pada 19–24 Oktober 2026.

Medali emas diraih pada nomor beregu campuran, sedangkan medali perunggu diperoleh dari nomor tunggal putra. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pergatsi Sulsel untuk meningkatkan daya saing atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar.

Kejurnas Gateball XIII diikuti 747 atlet dari 28 provinsi dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, pada Selasa (20/10/2026).

Ketua Pengprov Pergatsi Sulsel, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, M.M., menyebut hasil tersebut sebagai buah kerja keras atlet, pelatih, dan pengurus. Namun, ia menegaskan bahwa capaian itu juga harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembinaan.

“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pengurus. Kami bersyukur Sulsel bisa membawa pulang medali emas dan perunggu dari kejuaraan sebesar ini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung,” ujar Hasbi dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, prestasi di Cibubur tidak boleh membuat tim cepat berpuas diri. Pergatsi Sulsel harus memanfaatkan hasil kejuaraan tersebut untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengidentifikasi kekurangan yang masih perlu dibenahi.

Emas Beregu Campuran Jadi Modal Evaluasi

Keberhasilan meraih emas pada nomor beregu campuran menjadi salah satu pencapaian yang disoroti Pergatsi Sulsel. Nomor ini menuntut kekompakan, ketepatan strategi, konsentrasi, serta komunikasi yang solid antarpemain.

Hasbi menilai keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama tim dalam olahraga gateball.

“Gateball itu olahraga tim. Emas di beregu campuran lahir dari kekompakan, strategi yang tepat, dan komunikasi yang baik antarpemain di lapangan. Itu yang kami banggakan dari anak-anak kita,” katanya.

Sementara itu, medali perunggu pada nomor tunggal putra turut memperlihatkan potensi atlet Sulsel yang masih bisa dikembangkan melalui program pembinaan berkelanjutan.

“Perunggu di tunggal putra juga capaian yang patut dihargai. Ini bukti atlet kita punya bekal untuk naik level, asal pembinaannya terus diperkuat,” ujarnya.

Dalam Kejurnas Gateball XIII, Sulawesi Selatan mengikuti tujuh nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, double campuran, triple campuran, beregu campuran, triple putra, dan beregu putra.

Dari tujuh nomor tersebut, Sulsel berhasil mengamankan dua medali. Hasil pada nomor yang belum menghasilkan medali akan menjadi catatan penting untuk mengevaluasi efektivitas latihan, strategi pertandingan, dan kesiapan atlet.

“Kejurnas ini ajang pembuktian pembinaan yang kita lakukan. Medali yang kita dapat jadi motivasi, sementara nomor yang belum berhasil kita jadikan bahan evaluasi. Kita akan perkuat latihan dan kesiapan atlet,” tutur Hasbi.

Bidik Babak Kualifikasi PON XXII/2028

Usai Kejurnas Gateball XIII, Pergatsi Sulsel kini mengarahkan perhatian pada persiapan menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII/2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Hasbi menegaskan, raihan medali di tingkat nasional bukanlah tujuan akhir. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi prestasi dan memastikan atlet tampil dengan kesiapan yang lebih baik saat menghadapi babak kualifikasi.

“Capaian di Kejurnas ini bukan garis akhir, melainkan modal untuk melangkah ke Babak Kualifikasi PON. Kami ingin atlet Sulsel datang dengan persiapan yang matang,” katanya.

Evaluasi hasil pertandingan di Cibubur diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun program latihan yang lebih terarah. Peningkatan kemampuan individu, kekompakan tim, ketepatan strategi, dan mental bertanding menjadi aspek yang perlu terus diperkuat.

Pergatsi Sulsel juga berharap atlet dan pelatih mampu menjaga konsistensi pembinaan agar potensi yang dimiliki dapat berkembang menjadi prestasi yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Hasbi mendorong agar olahraga gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat Sulawesi Selatan. Menurutnya, gateball tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mengandung nilai sportivitas, disiplin, dan kebersamaan.

“Kami ingin gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat Sulsel. Olahraga ini mengajarkan sportivitas, disiplin, dan kebersamaan, dan itu nilai yang baik bagi generasi muda,” ujarnya.

Raihan satu medali emas dan satu medali perunggu di Kejurnas Gateball XIII Tahun 2026 menjadi pijakan bagi Pergatsi Sulsel untuk melanjutkan pembinaan sekaligus membenahi kekurangan yang masih ada.

Dengan evaluasi yang terarah, latihan yang konsisten, dan persiapan yang lebih matang, Sulawesi Selatan berharap mampu meningkatkan daya saing atlet saat menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII/2028. (*)

KAHMI Sulsel Canangkan Graha Hijau Hitam, Perkuat Regenerasi di Usia 60 Tahun


Makassar, Sigapnews.com, Memperkuat keberlanjutan organisasi dan menyiapkan generasi penerus menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Di Sulawesi Selatan, semangat tersebut diwujudkan melalui langkah awal pembangunan Graha Hijau Hitam yang diharapkan menjadi pusat aktivitas, pertukaran gagasan, dan penguatan kaderisasi.

Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Selatan menandai langkah tersebut melalui kegiatan Kick Off Graha Hijau Hitam yang dirangkaikan dengan syukuran Milad KAHMI ke-60 di Hotel MaxOne, Makassar, Sabtu malam (24/10/2026).

Agenda ini menjadi bagian dari upaya melanjutkan gagasan yang telah dirintis oleh kepengurusan sebelumnya. Graha Hijau Hitam direncanakan menjadi rumah bersama keluarga besar HMI dan KAHMI, sekaligus ruang untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan mengembangkan tradisi intelektual.

Sekretaris Umum MW KAHMI Sulsel, Dr. Hidayah Muhallim, S.Sos., M.A., dalam laporan panitia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan agar rencana pembangunan graha dapat berlanjut hingga tahap realisasi.

Ketua Umum HMI Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Selatan, Asrullah Dimas, menilai Graha Hijau Hitam perlu memiliki peran lebih luas daripada sekadar menjadi fasilitas organisasi.

Ia berharap gedung tersebut nantinya mampu menjadi ruang pembinaan kader, pengembangan pemikiran, serta tempat lahirnya gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Graha Hijau Hitam harus menjadi lebih dari sekadar bangunan fisik. Kami berharap tempat ini menjadi laboratorium pergerakan, ruang untuk mengembangkan gagasan, memperkuat kaderisasi, dan menyiapkan keberlanjutan perjuangan HMI dan KAHMI bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan graha memiliki arti strategis bagi keberlanjutan gerakan Hijau Hitam. Interaksi antara kader dan alumni diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengalaman, memperluas wawasan, dan mendorong lahirnya generasi penerus yang siap menghadapi perubahan zaman.

Dengan demikian, keberadaan Graha Hijau Hitam diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkuat peran organisasi dalam kehidupan sosial.

Koordinator Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan, Ir. Fadriaty AS, S.T., M.M., menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan jajaran Majelis Daerah dan keluarga besar Hijau Hitam terhadap rencana pembangunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari jajaran Majelis Daerah maupun keluarga besar Hijau Hitam. Kebersamaan dan dukungan ini menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Graha Hijau Hitam sebagai rumah bersama bagi keluarga besar HMI dan KAHMI,” ungkapnya.

Fadriaty juga mengapresiasi upaya panitia yang telah bekerja mempersiapkan kegiatan peluncuran awal pembangunan tersebut.

“Kami hanya berusaha memfasilitasi launching atau kick off ini dengan ikhtiar semaksimal mungkin melalui kerja-kerja panitia yang luar biasa. Semoga ke depan gedung ini bisa segera terbangun seperti yang kita rencanakan,” tambahnya.

Dukungan berbagai elemen menjadi kekuatan awal untuk mendorong terwujudnya rencana tersebut. Ke depan, kesinambungan upaya dan keterlibatan seluruh pihak diharapkan dapat mengantarkan pembangunan Graha Hijau Hitam dari tahap gagasan menuju realisasi.

Sekretaris Jenderal Majelis Nasional KAHMI, Syamsul Qomar, mengingatkan pentingnya menjadikan Milad ke-60 sebagai momentum untuk merawat kebersamaan sekaligus memperkuat kontribusi organisasi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Momentum Milad ke-60 KAHMI harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, menjaga nilai-nilai perjuangan, dan memastikan kontribusi KAHMI tetap relevan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Syamsul Qomar turut mengapresiasi penyelenggaraan perayaan Milad KAHMI ke-60 oleh MW KAHMI Sulsel. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai perayaan paling megah dan spektakuler dibandingkan perayaan yang diselenggarakan Majelis Wilayah KAHMI lainnya di Indonesia.

“Sejauh ini, perayaan Milad KAHMI yang dilaksanakan KAHMI Sulsel malam ini adalah yang paling megah dan spektakuler dari seluruh Majelis Wilayah di Indonesia. Keren!” ujarnya.

Perayaan tersebut dihadiri ratusan anggota KAHMI dan kader HMI, bersama sejumlah tokoh nasional, tokoh daerah, dan unsur pemerintahan.

Hadir di antaranya perwakilan Menteri Pertanian RI, perwakilan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan.

Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham bersama suaminya, IAS, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Ketua KPU dan Bawaslu Sulawesi Selatan, jajaran pengurus Majelis Daerah KAHMI se-Sulawesi Selatan, serta Ketua Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Sulawesi Selatan.

Kehadiran para tokoh dan keluarga besar Hijau Hitam tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi organisasi.

Memasuki enam dekade perjalanan, KAHMI menghadapi tantangan untuk menjaga nilai perjuangan sekaligus memastikan keberlanjutan peran organisasi. Rencana pembangunan Graha Hijau Hitam menjadi salah satu ikhtiar untuk menjawab tantangan tersebut, dengan harapan menghadirkan ruang yang mampu mempertemukan gagasan, memperkuat kaderisasi, dan mendorong pengabdian yang berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Polres Soppeng Amankan Pria Terkait Kebakaran Pasar Batu-Batu, Barang Bukti Diamankan


Soppeng, Sigapnews.com, Kepolisian Resor (Polres) Soppeng mengamankan seorang pria berinisial Muh. Ashar (29) yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sabtu malam (24/10/2026).

Pria tersebut diamankan Tim URC Resmob Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Soppeng sekitar pukul 22.00 Wita, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan sejumlah lapak dan kios di pasar tersebut.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Api diduga bermula dari salah satu lapak di bagian dalam pasar sebelum menjalar ke sejumlah lapak dan kios lainnya, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Sat Reskrim Polres Soppeng bergerak mengumpulkan informasi dan menelusuri dugaan keterlibatan pihak tertentu. Dari hasil penyelidikan awal, petugas kemudian mengidentifikasi seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Tim URC Resmob selanjutnya mendatangi kediaman pria itu di wilayah Kecamatan Marioriawa dan membawanya ke Mapolres Soppeng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam proses pengamanan, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, yakni satu buah korek api berwarna oranye dan satu botol berisi bensin.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada penyidik, pria tersebut mengaku membeli bensin, menyiramkannya ke salah satu lapak kios di bagian tengah pasar, kemudian menyalakan korek api. Meski demikian, keterangan tersebut masih perlu didalami dan dicocokkan dengan alat bukti serta hasil penyelidikan lainnya.

Informasi awal juga menyebutkan bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat penanganan medis terkait kondisi kejiwaan. Aspek tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan lanjutan, termasuk melalui penilaian tenaga profesional yang berwenang untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Penilaian tersebut penting agar proses hukum berjalan secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku. Status hukum serta pertanggungjawaban pidana yang bersangkutan tetap harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses hukum, bukan semata-mata berdasarkan pengakuan awal.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya menangani kasus tersebut secara serius mengingat dampaknya terhadap masyarakat dan aktivitas ekonomi para pedagang.

“Setiap peristiwa yang menimbulkan kerugian dan keresahan masyarakat harus ditangani secara serius, profesional, dan berdasarkan fakta. Kami berkomitmen mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta memperhatikan setiap aspek yang relevan dalam proses pemeriksaan,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, pengamanan terhadap pria tersebut bukan akhir dari penanganan perkara. Penyidik masih akan mendalami keterangan yang diperoleh, memeriksa barang bukti, serta mengumpulkan informasi tambahan guna memastikan penyebab dan rangkaian peristiwa kebakaran terungkap secara utuh.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait identitas, kondisi kesehatan, dan dugaan keterlibatan seseorang dalam peristiwa tersebut.

“Di tengah situasi seperti ini, kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut, silakan sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses penyelidikan,” tambahnya.

Hingga berita ini disusun, pria tersebut masih diamankan di Mapolres Soppeng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian menyatakan akan terus mendalami kasus tersebut guna memastikan setiap fakta terungkap melalui proses hukum yang profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

(Red)

Kamis, 22 Oktober 2026

Kolaborasi LKHAI dan JIMLY School Perkuat Kompetensi Profesional Hadapi Tantangan Hukum Bisnis


Surabaya, Sigapnews.com, Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Pengembangan Kompetensi dalam Dinamika Perkembangan Hukum Bisnis” secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu malam (21/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Surabaya tersebut diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Webinar ini juga mendapat dukungan dari sembilan tokoh nasional lintas sektor sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya kolaborasi strategis antara LKHAI dan JIMLY School.

Webinar ini menjadi ruang edukasi dan diskusi untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan hukum bisnis sekaligus mendorong peningkatan kompetensi profesional dalam menghadapi perubahan regulasi, kemajuan teknologi, serta dinamika dunia usaha yang semakin kompleks.

Didukung Sembilan Tokoh Nasional Lintas Sektor

Kolaborasi LKHAI dan JIMLY School mendapat dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari unsur dunia usaha, KADIN, akademisi, hingga tokoh musik nasional. Dukungan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi pengembangan pendidikan hukum dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Sembilan tokoh yang menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi tersebut yakni:

Dr. H. Edi Purwanto, S.TP., M.M., Direktur PT Brawijaya Multi Usaha (PT BMU).
H. Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP., Ketua Umum KADIN Jawa Timur.
Roy Jeconiah, penyanyi dan musisi rock Boomerang.
Dr. Agus Andi Subroto, S.TP., M.M., Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis ITB Yadika Pasuruan.
Dhian Satria Yudha, S.Kom., M.Kom., Direktur Eksekutif Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya (AMN Surabaya).
Prof. Dr. Suparji, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Teknik UNESA.
Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga (UNAIR).
Prof. Dr. Ana Sopanah, S.E., M.Si., Ak., CA., CMA., Wakil Rektor III Universitas Widya Gama Malang.
Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng., Ketua LPJK Kementerian Pekerjaan Umum.

Para tokoh tersebut berharap kerja sama LKHAI dan JIMLY School dapat melahirkan berbagai program pendidikan hukum, pelatihan kompetensi tersertifikasi, serta seminar strategis yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas profesional di Indonesia.

Hampir 200 Peserta dari Berbagai Instansi

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan hampir 200 orang yang berasal dari beragam latar belakang instansi pemerintah, perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, praktisi hukum, hingga pelaku usaha.

Peserta di antaranya berasal dari sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, dan Universitas Bhayangkara Surabaya.

Selain itu, kegiatan ini diikuti perwakilan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dan RS Menur Surabaya, para praktisi hukum, pelaku dunia usaha, serta organisasi kemasyarakatan, termasuk Pemuda Pancasila.

Keberagaman peserta tersebut menunjukkan bahwa pemahaman hukum bisnis menjadi kebutuhan lintas profesi, tidak hanya bagi advokat dan praktisi hukum, tetapi juga bagi aparatur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan aktivitas ekonomi.

Pembina LKHAI: Kompetensi Menjadi Kebutuhan Mutlak

Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia sekaligus Pembina LKHAI, R. Mohammad Ali Zaini, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan penting di tengah perubahan regulasi dan perkembangan dunia usaha.

“Pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan penting di tengah dinamika perkembangan hukum dan dunia usaha. Melalui kegiatan webinar seperti ini, kita berharap para peserta dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman, serta mengikuti perkembangan regulasi yang berkaitan dengan aktivitas bisnis,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pemahaman hukum bisnis tidak hanya diperlukan oleh kalangan praktisi hukum, tetapi juga oleh pelaku usaha dan berbagai pihak yang berperan dalam kegiatan ekonomi.

“Pemahaman hukum bisnis tidak hanya dibutuhkan oleh praktisi hukum, tetapi juga oleh pelaku usaha dan berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Karena itu, ruang diskusi dan edukasi seperti ini perlu terus dikembangkan,” tambahnya.

Webinar tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Drs. Lutfil Hakim, pemerhati ekonomi dan bisnis sekaligus Ketua PWI Jawa Timur, serta Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., Direktur LSP JIMLY sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Surabaya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana Rachmatika Ramadhani, S.Psi., yang juga menjabat Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia.

Sementara itu, jalannya diskusi dipandu Direktur Eksekutif LKHAI, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., dengan dukungan notulis Rouli D. Marbun, S.H., M.H., dan Siti Julaicha, S.E., MSA., M.H.

LKHAI Dorong Edukasi Hukum Berkelanjutan

R. Mohammad Ali Zaini berharap webinar tersebut menjadi langkah awal bagi penyelenggaraan program edukasi hukum yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu webinar saja. Ke depan, LKHAI dapat terus menghadirkan berbagai forum edukasi, baik melalui webinar, talk show, maupun kegiatan lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” pungkasnya.

Penyelenggaraan webinar secara daring dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas akses pendidikan dan diskusi hukum bagi masyarakat di berbagai wilayah tanpa terkendala batas geografis.

Melalui kolaborasi LKHAI dan JIMLY School, penguatan kompetensi profesional di bidang hukum bisnis diharapkan dapat terus dikembangkan melalui sinergi akademisi, praktisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dengan demikian, peningkatan pemahaman hukum diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas individu, tetapi juga mendukung terciptanya aktivitas bisnis yang lebih profesional, adaptif, dan berlandaskan kepastian hukum.

(Redho Fitriyadi)

Wakili Sulawesi Selatan, Nur Syifa Nadiastuti Sabet Penghargaan Best Influencer PPBN 2026


Jakarta, Sigapnews.com, Nur Syifa Nadiastuti berhasil mengharumkan nama Sulawesi Selatan setelah meraih penghargaan Best Influencer dalam ajang Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2026. Prestasi tersebut menjadi pengakuan atas kiprahnya dalam memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan batik sekaligus mendorong pelestarian budaya Indonesia.

Perempuan berusia 23 tahun yang akrab disapa Syifa ini tidak hanya aktif sebagai influencer, tetapi juga membawa gagasan inovatif melalui advokasi JatiBatik, sebuah platform berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu masyarakat mengenali motif batik berdasarkan nilai dan karakter yang ingin direpresentasikan.

Selain itu, platform tersebut diarahkan untuk memudahkan masyarakat menemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di sekitar mereka.

Bagi Syifa, perkembangan teknologi digital merupakan peluang untuk menjadikan batik lebih dekat dengan generasi muda. Ia ingin mengubah cara masyarakat mengenal batik, dari sekadar produk fesyen menjadi warisan budaya yang memiliki filosofi, identitas, dan nilai sejarah.

“Batik bukan sekadar kain atau fashion, tetapi memiliki filosofi, identitas, dan proses panjang yang melibatkan keterampilan para pembatik. Melalui JatiBatik, saya ingin membantu masyarakat memahami makna setiap motif sehingga tumbuh rasa bangga, cinta, dan apresiasi terhadap batik Indonesia,” ujar Syifa.

Berbekal Prestasi dan Pengalaman

Syifa merupakan lulusan Sarjana Manajemen Universitas Negeri Jakarta. Saat ini, ia bekerja di bidang pemasaran PT Brilian Indah Gemilang sekaligus menjalankan aktivitas sebagai influencer dengan lebih dari 125 ribu pengikut di Instagram melalui akun @nursyifanadiastuti dan 50 ribu pengikut di TikTok.

Pengalamannya di berbagai bidang turut memperkuat kiprahnya. Ia tercatat telah meraih lebih dari 150 penghargaan, pernah menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Negeri Jakarta, Duta Universitas Negeri Jakarta, serta Duta Museum Listrik PLN.

Ia juga aktif sebagai pembicara dan juri dalam berbagai kegiatan tingkat nasional maupun internasional.

Ketertarikannya terhadap perjalanan dan kekayaan budaya Nusantara mendorongnya untuk memperkenalkan beragam potensi Indonesia kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan lokal dan mancanegara.

Melalui PPBN 2026, Syifa berupaya membawa semangat tersebut ke dalam gerakan pelestarian batik yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dorong Generasi Muda Peduli Batik

Menurut Syifa, tantangan pelestarian batik tidak berhenti pada upaya meningkatkan jumlah orang yang mengenakannya. Kesadaran untuk memahami filosofi motif, menghargai proses produksi, dan mengapresiasi keterampilan pembatik juga perlu diperkuat.

Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk mengambil peran nyata, mulai dari mempelajari makna motif batik hingga mendukung UMKM lokal yang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.

Ia meyakini budaya dan teknologi dapat saling melengkapi. Dengan pemanfaatan platform digital dan inovasi AI, informasi mengenai batik diharapkan lebih mudah diakses, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Putra Putri Batik Nusantara telah diselenggarakan sejak 2011 dan memiliki lebih dari 280 alumni yang tersebar di 38 provinsi serta terhubung dengan berbagai pihak di lebih dari 25 negara.

Pada 2026, penyelenggaraan PPBN mengangkat batik Derawan dan Maratua dari Kalimantan Timur. Tema tersebut menyoroti keterkaitan batik dengan identitas daerah, pariwisata, kebudayaan, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Dalam karantina nasional yang berlangsung pada 22–28 September 2026 di Jakarta, para finalis memperoleh pembekalan tentang pengetahuan batik, komunikasi, kepemimpinan, diplomasi budaya, personal branding, dan pengembangan diri.

Terima Kasih kepada Keluarga dan Para Pendukung

Keberhasilan Syifa tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ia menyampaikan terima kasih kepada ibunya yang selalu mendampingi perjalanan kariernya serta mengenang mendiang ayahnya sebagai sumber semangat untuk terus berkarya dan meraih prestasi.

Apresiasi juga diberikan kepada pasangan, teman-teman, para pengikut media sosial, serta manajemen PT Brilian Indah Gemilang yang telah memberikan dukungan dan izin selama proses pemilihan berlangsung.

Sejumlah mitra dan sponsor turut mendapat apresiasi, di antaranya UMKM batik Trissia Dewi, Organ Batik Sinaga, Batik ISTINANA, A’BATE’ Lontara, Marika Batik, Aurana Rent, serta para mitra tata rias, videografi, dan pihak lainnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua APINDO Sulawesi Selatan, Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan RI, Wali Kota Jakarta Timur, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, dan sejumlah pihak lainnya.

Ke depan, Syifa berharap penghargaan Best Influencer PPBN 2026 dapat menjadi momentum untuk memperluas edukasi batik melalui konten kreatif, inovasi JatiBatik, dan kolaborasi dengan pembatik serta UMKM lokal.

Ia ingin mengajak generasi muda untuk tidak hanya bangga mengenakan batik, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan ikut menjaga keberlangsungan warisan budaya Indonesia.

Dengan semangat tersebut, Syifa berharap batik terus berkembang sebagai identitas bangsa yang membanggakan sekaligus memberikan manfaat bagi para pelaku budaya dan ekonomi kreatif di Indonesia.

(Redho Fitriyadi)

Rabu, 21 Oktober 2026

Tutup Semarak Hari Santri 2026, Kapolres Soppeng Ajak Santri Jadi Pelopor Kerukunan


Soppeng, Sigapnews.com, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri penutupan Semarak Hari Santri Tahun 2026 yang digelar Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Soppeng di Lapangan Lade Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut menjadi puncak rangkaian Semarak Hari Santri yang berlangsung selama tiga hari, sejak 20 hingga 22 Oktober 2026. Berbagai perlombaan keagamaan dan olahraga antarsantri dari pondok pesantren se-Kabupaten Soppeng digelar untuk memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan.

Kapolres Soppeng hadir bersama Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Afdal, S.Ag., M.M., Ketua FKPP Kabupaten Soppeng Ustaz Najamuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., perwakilan Dandim 1423/Soppeng, Camat Marioriawa A. Massalangka Raya, S.Si., Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Marioriawa Mukhlis, S.Ag., M.H., Kepala Desa Laringgi Eka Wahyuni, S.E., serta para pimpinan pondok pesantren.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan Polri terhadap penguatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda melalui lingkungan pesantren. Selain menjadi pusat pendidikan agama, pesantren dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, persatuan, dan kepedulian sosial.

AKBP Hari Budiyanto menyampaikan bahwa momentum Hari Santri hendaknya tidak berhenti pada seremoni dan perlombaan semata, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga akhlak, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Semarak Hari Santri bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan sportivitas, dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Kami berharap para santri terus mengembangkan ilmu, menjaga persaudaraan, serta mengambil peran positif dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia menambahkan, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta pengelola pondok pesantren perlu terus diperkuat.

Menurutnya, santri memiliki potensi besar menjadi agen perekat sosial di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu agama, pendidikan, dan karakter yang kuat, para santri diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun kehidupan yang damai dan saling menghormati.

Penutupan Semarak Hari Santri 2026 berlangsung tertib dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan keluarga besar pondok pesantren di Kabupaten Soppeng.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Soppeng mengajak masyarakat menjadikan semangat Hari Santri sebagai landasan untuk memperkuat toleransi, menjaga persatuan, serta membangun sinergi dalam memelihara keamanan dan ketertiban di Bumi Latemmamala.

(Red)

Kapolres Soppeng Lantik Pengurus Saka Bhayangkara, Generasi Muda Didorong Jadi Pelopor Kamtibmas


Soppeng, Sigapnews.com, Polres Soppeng terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan Pengurus Saka Bhayangkara Polres Soppeng masa bakti 2026–2028 yang dipimpin langsung Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., Rabu (21/10/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Aspol, Jalan Samudera, Watansoppeng, mulai pukul 09.45 WITA. Momentum ini diharapkan memperkuat pembinaan anggota Pramuka agar memiliki karakter yang tangguh, disiplin, serta mampu mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pramuka, dilanjutkan pembacaan surat penetapan pengurus, pengucapan ikrar dan sumpah kesanggupan, penyematan pin Saka Bhayangkara, serta penandatanganan naskah pelantikan.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng selaku Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Bhayangkara menegaskan bahwa generasi muda perlu dipersiapkan menjadi pribadi yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga menjunjung tinggi kedisiplinan dan tanggung jawab sosial.

Menurutnya, Saka Bhayangkara memiliki peran penting sebagai wadah pembelajaran bagi anggota Pramuka untuk mengenal nilai-nilai ketertiban, membangun kepemimpinan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Melalui Saka Bhayangkara, kami berharap generasi muda dapat mengembangkan potensi diri, membangun jiwa kepemimpinan, serta menanamkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Jadilah generasi yang mampu memberikan contoh positif, menaati aturan, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap AKBP Hari Budiyanto.

Kapolres juga mengharapkan pengurus yang baru dilantik mampu menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja yang bermanfaat. Kekompakan, kesungguhan, dan tanggung jawab dinilai menjadi modal utama untuk memastikan kegiatan pembinaan berjalan secara berkelanjutan.

Ia menekankan, upaya menjaga kamtibmas bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat, termasuk generasi muda, turut dibutuhkan untuk membangun lingkungan yang aman dan kondusif.

Oleh karena itu, anggota Saka Bhayangkara diharapkan mampu menjadi contoh dalam menaati aturan, menjaga solidaritas, serta menumbuhkan budaya saling menghormati di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menanamkan kesadaran hukum serta semangat pengabdian sejak dini.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., para Kabag, Kasat, Kasi, perwira Polres Soppeng, instruktur Krida Saka Bhayangkara, serta pengurus dan peserta Saka Bhayangkara Polres Soppeng.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.30 WITA. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Polres Soppeng berharap Saka Bhayangkara semakin berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pelopor terciptanya kamtibmas di Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Selasa, 20 Oktober 2026

Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti Hadir Bersama DPP AMPG


Jakarta, Sigapnews.com,- Partai Golkar menggelar upacara dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Selasa (20/10/2026). Agenda ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 dengan tema "Golkar Bersama Rakyat, Karya Nyata, Rakyat Sejahtera'. 

Tampak Upacara langsung di pimpin Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Setelah Upacara  Perhormatan, dilanjutkan dengan doa bersama serta tabur bunga di pusara para pahlawan nasional dan tokoh-tokoh Partai Golkar Termasuk makam Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, Wakil Presiden ke-3 RI Adam Malik, dan Sudharmono. 

Adapun kegiatan yang lain dalam rangka HUT ke 62 Partai Golkar juga diadakan Aksi donor darah dan pemberian santunan di Kantor DPP Partai Golkar pada hari ini.

Putri Nabila Damayanti, SH selaku Wabendum Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DPP AMPG menyampaikan selamat ulang tahun Partai Golkar ke 62 . 

"Selamat Ulang Tahun Partai Golkar ke 62, Golkar makin solid dan dicintai oleh masyarakat," ucap Putri. 

Putri juga ikut mendoakan para pahlawan dan juga tokoh nasional Golkar yang dimakamkan di TPU Kalibata.

"Semoga kami generasi muda dapat melanjutkan perjuangan dan semangat kebangsaan oleh para sepuh yang terdahulu, dan semoga amal para pahlawan diterima disisiNya, Aamiiin," ungkap putri.

Tampak hadir juga Ketua Umum DPP AMPG H. Said Aldi Al Idrus, SE beserta jajaran dan satgas AMPG yang selalu siap mensukseskan setiap agenda Golkar.

Putri sekilas menceritakan kepada awak media, Dalam Perjuangannya, Partai Golkar telah menempuh kedewasaan yang sangat mumpuni.

Sebagai _catch-all party_, Partai Golkar terbuka untuk semua golongan. Inilah kekuatan sejati Golkar sebagai partai tengah yang merangkul semua lapisan masyarakat, tanpa sekat suku, agama, dan golongan. Golkar hadir untuk semua, dan semua ada di Golkar.

"Kader-kader Golkar adalah kader-kader yang brilian, yang diplomasi, serta lobi politiknya dapat dirasakan manfaatnya bagi Indonesia saat ini. Di tengah dinamika politik nasional, Golkar terbukti mampu menjadi perekat, penjaga stabilitas, dan kekuatan penyeimbang yang mengedepankan karya, bukan sekadar kata," ungkapnya. 

"Dalam rangka HUT Golkar yang ke-62, sangat perlu kader-kader Partai Golkar menempuh pendidikan yang telah diadakan oleh Partai Golkar yaitu Golkar Institute. Golkar Institute adalah kawah candradimuka untuk mencetak kader yang unggul, berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa," harap Putri Nabila Damayanti, SH menutupi.

Dirgahayu Partai Golkar ke-62! Golkar Solid, Indonesia Maju Suara Golkar Suara Rakyat. (MG)

#putrinabiladamayantish

Bupati Soppeng Dorong Percepatan RDTR, Kepastian Tata Ruang Jadi Kunci Pengembangan Investasi


Makassar, Sigapnews.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menghadiri Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region II yang diselenggarakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Claro Hotel Makassar, Selasa (20/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyediaan dokumen tata ruang di wilayah Indonesia Timur, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.

Rakor ini diikuti jajaran Kementerian ATR/BPN bersama sejumlah bupati dan wali kota. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN, Dr. Ir. Suyus Windayana, bersama para kepala daerah.

Bupati Soppeng Suwardi Haseng menegaskan bahwa percepatan penyusunan RDTR memiliki arti penting bagi daerah. Menurutnya, perencanaan tata ruang yang jelas diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai peruntukan dan pengembangan wilayah dapat dilakukan secara terarah.

“RDTR ini penting agar pembangunan daerah lebih terarah. Kita ingin pemanfaatan ruang tetap tertata sesuai peruntukannya. Kita berharap penyusunannya bisa dipercepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Suwardi.

RDTR menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mengatur penggunaan ruang secara terperinci, termasuk untuk kawasan permukiman, perdagangan, pertanian, dan pengembangan investasi.

Ketersediaan dokumen ini juga berperan dalam memberikan kepastian mengenai peruntukan lahan. Dengan demikian, pemerintah memiliki pedoman dalam mengendalikan pemanfaatan ruang, sementara masyarakat dan pelaku usaha memperoleh kejelasan dalam merencanakan aktivitas di suatu kawasan.

Pada Tahun Anggaran 2026, percepatan penyusunan RDTR di wilayah Region II mendapat dukungan teknis melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dan Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP).

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyusunan dokumen tata ruang yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah.

Bagi Kabupaten Soppeng, penyelesaian RDTR menjadi bagian penting dalam menyiapkan arah pembangunan yang selaras dengan potensi wilayah. Perencanaan yang matang diharapkan mampu mendorong pengembangan kawasan secara optimal tanpa mengabaikan ketentuan pemanfaatan ruang.

Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng menunjukkan komitmennya untuk mendukung percepatan penataan ruang. Selanjutnya, proses penyusunan dan penyelesaian dokumen RDTR diharapkan berjalan sesuai target agar manfaatnya dapat mendukung pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat secara luas.

(Red)

Minggu, 18 Oktober 2026

Bupati Soppeng Suwardi Haseng Ikuti Jalan Sehat Meriahkan HUT Sulsel ke-357


Makassar, Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., mengikuti kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi provinsi yang diikuti berbagai unsur pemerintah daerah.

Bupati Suwardi Haseng hadir bersama Pj Sekda Andi Haeruddin, para Asisten, Staf Ahli dan sejumlah kepala dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng. Partisipasi tersebut menjadi bentuk keterlibatan Pemkab Soppeng dalam memeriahkan peringatan hari jadi sekaligus mempererat kebersamaan antarpemerintah daerah.

Jalan Sehat Anti Mager mengajak peserta untuk meningkatkan aktivitas fisik dan membudayakan pola hidup sehat. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dalam suasana yang lebih santai di luar agenda resmi pemerintahan.

Peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan tahun ini turut dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan lainnya, di antaranya Kirab Swasembada Pangan, Pasar Murah, Job Fair, serta lomba memasak nasi goreng yang diikuti sejumlah kepala daerah.

Rangkaian agenda tersebut menghadirkan berbagai aktivitas yang mencakup olahraga, sektor pangan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, hingga informasi kesempatan kerja.

Kehadiran Bupati Soppeng bersama jajaran pejabat daerah dalam kegiatan jalan sehat ini menambah semarak peringatan hari jadi provinsi. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dan kebersamaan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.

Melalui peringatan ini, semangat hidup sehat, kebersamaan, dan partisipasi dalam pembangunan diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Selatan yang semakin maju dan sejahtera.

(Red)

Sabtu, 17 Oktober 2026

Kaos Camidu di Forum Nasional Golkar, H. Ismail H. Cedang Tunjukkan Kedekatan dengan Akar Rakyat


Makassar, Kabartujuhsatu.news, Di tengah agenda Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis Anggota Fraksi Partai Golkar se-Indonesia yang berlangsung di Makassar, 16–17 Oktober 2026, sosok H. Ismail H. Cedang menarik perhatian dengan penampilan sederhana yang sarat makna.

Mengenakan jaket kuning kebanggaan Partai Golkar, anggota DPRD Kabupaten Soppeng tiga periode tersebut tampak tetap mempertahankan identitas lokalnya melalui kaos bertuliskan “Camidu”, nama warung kopi rakyat yang dikenal sebagai salah satu ruang kebersamaan masyarakat Soppeng.

Penampilan itu sekilas terlihat sederhana. Namun, bagi masyarakat Soppeng, khususnya di daerah pemilihan Lalabata–Ganra, kaos tersebut seolah menjadi pengingat bahwa sebesar apa pun forum yang dihadiri, kedekatan dengan masyarakat tetap memiliki arti penting.

H. Ismail bukan sosok baru dalam panggung politik Kabupaten Soppeng. Kepercayaan masyarakat yang mengantarkannya duduk di kursi DPRD selama tiga periode berturut-turut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan politiknya.

Kepercayaan tersebut tentu tidak terlepas dari proses panjang membangun hubungan dengan masyarakat. Sebab, dalam politik, mempertahankan kepercayaan pemilih membutuhkan lebih dari sekadar janji dan komunikasi menjelang pemilihan. Kehadiran, konsistensi, serta kepedulian terhadap aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan tersebut.

Latar belakangnya sebagai pengusaha juga menjadi salah satu sisi yang mewarnai perjalanan H. Ismail. Dunia usaha dan aktivitas politik menuntut kemampuan membangun komunikasi, merawat jaringan, serta menjaga kepercayaan dalam berbagai lingkungan.

Di tengah tanggung jawab sebagai wakil rakyat, kedekatan dengan masyarakat menjadi nilai yang perlu terus dipelihara. Jabatan publik bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.

Tulisan “Camidu” pada kaos yang dikenakannya di forum nasional Golkar itu menjadi detail yang menarik perhatian. Bagi sebagian orang, mungkin hanya sebuah identitas warung kopi. Namun, warung kopi di tengah kehidupan masyarakat sering kali memiliki makna lebih luas: tempat bertukar pikiran, membangun komunikasi, dan merawat kebersamaan tanpa sekat jabatan maupun status sosial.

Camidu, yang dimaknai sebagai “Catatmi Dulu”, lekat dengan nuansa keseharian masyarakat Soppeng. Identitas lokal seperti ini menjadi pengingat bahwa kehidupan politik tidak pernah benar-benar terpisah dari ruang-ruang sederhana tempat masyarakat menyampaikan pandangan dan harapan mereka.

Di tengah forum yang membahas strategi pemenangan pemilu dan penguatan kapasitas kader, simbol lokal tersebut menghadirkan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan dengan lingkungan asal.

Bagi seorang wakil rakyat, kemampuan mengikuti dinamika politik nasional memang penting. Namun, memahami kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan tetap menjadi tanggung jawab yang tidak boleh dikesampingkan.

Kehadiran H. Ismail H. Cedang dalam Rakornis dan Bimtek Partai Golkar se-Indonesia merupakan bagian dari agenda penguatan strategi politik dan peningkatan kapasitas kader dalam menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

Forum tersebut menjadi ruang bagi kader partai untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan strategi, serta memahami dinamika politik yang berkembang di tingkat nasional maupun daerah.

Bagi kader yang juga mengemban jabatan sebagai anggota legislatif, peningkatan kapasitas tersebut idealnya berjalan seiring dengan penguatan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran demi kepentingan masyarakat.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang wakil rakyat tidak hanya ditentukan oleh lamanya menduduki jabatan atau kuatnya loyalitas politik. Lebih dari itu, masyarakat menantikan bagaimana amanah yang diberikan dapat diterjemahkan menjadi perjuangan aspirasi dan manfaat nyata bagi daerah.

Kaos Camidu yang dikenakan H. Ismail di tengah forum nasional Golkar menjadi potret kecil tentang identitas lokal yang tetap melekat di tengah aktivitas politik yang lebih luas.

Sebuah pengingat bahwa di balik jaket partai dan forum politik nasional, ada masyarakat di daerah yang menitipkan harapan.

Sebab, jabatan bisa memberikan ruang untuk berbuat lebih banyak, tetapi kepercayaan rakyatlah yang memberikan makna pada jabatan itu sendiri.

(Red)

Jumat, 16 Oktober 2026

Duta Anti Narkoba Siti Rafika Hardhiansari Hadiri Undangan Talkshow Generasi Sehat Tanpa Narkoba


Surabaya, Sigapnews.com, Dalam Rangka memperingati hari Sumpah Pemuda tahun 2026 dengan tema Menyalakan Semangat Sumpah Pemuda, Generasi sehat tanpa Narkoba, GMDM DPD Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Talkshow di The Central Mall Gunawangsa Tidar, Jl. Tidar 350 Surabaya

Kegiatan Talkshow ini merupakan Sinergitas dengan Korwil Madas Nusantara Jawa Timur, terkait dengan PenandaTanganan PKS dengan Bakornas GMDM DPD Provinsi Jawa Timur sehubungan dengan Edukasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan & Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN), dengan memberikan sosialisasi/ penyuluhan di lingkungan Masyarakat dan lingkungan sosial. 

Kegiatan dihadiri Bakesbangpol Kota Surabaya, yang diwakili Drs. Ridwan Mubarun, M.Si. menjabat sebagai Sekretaris Badan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Ketua GMDM DPD Provinsi Jatim, Yayuk Sri Wahyuni ngsih, ST. SH, beserta jajaran pengurus DPD Provinsi Jatim maupun DPW Kota Surabaya, DPW Kota Blitar, DPW Kab.Gresik, DPW Kab. Malang, Korwil Madas Nusantara,H.Romlan, Duta Anti Narkoba Jawa Timur Siti Rafika Hardhiansari S,Si  & Pegiat Anti Narkoba Garda Semeru, Forum Pers Independent (FPII), Komunitas JJ Angels Line Dance dan Ratusan Siswa SMP/ SMA/ SMK di Kota Surabaya. 

Hadir pula di Lokasi Talkshow Generasi Sehat Tanpa Narkoba yaitu Duta Anti Narkoba Jawa Timur yang juga Seorang Aktivis Perempuan & Mitra Polri sekaligus Mitra BNN  Siti Rafika Hardhiansari

Talk show P4GN selaku moderator, Ketua DPW Kota Blitar,Joko Nurbatin.

- Pemateri pertama, Bahaya Dampak Narkoba dan Solusinya dari Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya,Rahmatika Ramadhan, S.Sos., M.I.Kom. 

- Pemateri ke dua, Aspek Hukum dalam P4GN disampaikan Ipda Gatot Supriyanto, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. 

Mbak Rafika sapaan akrabnya hadir dan mendukung penuh kegiatan Talkshow Generasi Sehat Tanpa Narkoba sesuai arahan Bapak Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto untuk kita semua bersatu untuk Berantas Peredaran Narkoba & sesuai Asta Cita no 7 Bapak Presiden Prabowo yaitu tentang Pemberantasan Narkoba. 

Di tengah tengah kesibukannya Mbak Rafika hadir untuk memberi Suport Semangat kepada adik2 SMP SMA & Mahasiswa yang hadir untuk bersama berani mengatakan tidak pada Narkoba. 

Tema Menyalakan Semangat Sumpah Pemuda yang akan diperingati pada tanggal 28 Oktober 2026, Generasi Sehat Tanpa Narkoba harus terus kita gaungkan agar Generasi muda kita paham betapa Bahayanya Peredaran Gelap Narkoba dan Penyalahgunaan Narkoba, tutur Mbak Rafika Hardhiansari yang Hari Lahirnya bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

BNNK Surabaya mempunyai Program Salam Manis yang sangat bagus yaitu Sadar Lapor Mandiri, Akses Mudah, Aman & Humanis. Artinya jika pengguna/ pemakai narkoba sadar & lapor secara Mandiri ke BNNK Surabaya insyaAllah tidak akan ditahan (tidak dipenjara) dan akan direhabilitasi sampai sembuh secara Gratis (tanpa dipungut biaya). Karena sesungguhnya mereka (pemakai) adalah korban penyalahgunaan narkoba. 

Di hadapan awak media sebelum pamit untuk berkegiatan Jumat Berkah mbak Rafika menyampaikan, Mari kita sukseskan Program Salam Manis dari Kepala BNNK Surabaya KombesPol Heru Prasetyo untuk Generasi Sehat Tanpa Narkoba dan Mewujudkan Surabaya, Jatim & Indonesia Bersinar (Bersih Dari Narkoba) ucap Rafika Hardhiansari

(Redho)

Rabu, 14 Oktober 2026

Bupati Suwardi Haseng Lantik 54 ASN di Soppeng, Simak Daftar Lengkap Nama dan Jabatannya


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 54 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng, Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gabungan Dinas, Watansoppeng.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan organisasi dan jabatan di lingkup Pemkab Soppeng, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat fungsional, termasuk kepala sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Suwardi Haseng menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan peningkatan kinerja bagi seluruh pejabat yang menerima amanah baru. Ia juga meminta agar pelaksanaan tugas pemerintahan senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan data pelantikan, sebanyak 18 orang mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama, 4 orang pejabat administrator, 10 orang pejabat pengawas, 11 orang kepala sekolah, serta 11 orang pejabat fungsional.

Berikut nama-nama ASN beserta jabatan yang dipercayakan kepada mereka.

A. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Dra. Hj. Suriasni, M.Pd. – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng.
Abdullah, SE., MM. – Staf Ahli Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia pada Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng.
Drs. H. Dipa, M.Si. – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng.
Andi Makkaraka, S.Sos., M.Si. – Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng.
Andi Ibrahim Harta, SH., M.Si. – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Soppeng.
Andi Agusalim, S.STP., M.Si. – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Soppeng.
Dra. Hj. Andi Nur Lina, MM. – Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng.
A. Zulkifli Nurdin, SH. – Sekretaris DPRD Kabupaten Soppeng.
Andi Agus Nongki, S.IP., M.Si. – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Soppeng.
Shahrani, S.IP. – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Soppeng.
Taufik Ramli, S.STP., MM. – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng.
Drs. Kanaruddin, M.Si. – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng.
Drs. H. Andi Haeruddin, M.Si. – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng.
Abdul Chair, AP. – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Soppeng.
Hj. A. Husniati, S.Sos., MM. – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Soppeng.
Ariyadin Arif, S.T.P., M.Si. – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng.
Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si. – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng.
dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ. – Direktur UPT Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Kabupaten Soppeng.
B. Pejabat Administrator dan Pengawas
A. Akmal Hasnan Ramli, S.STP. – Kepala Bidang Ketenagakerjaan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng.
Zulhidayah, S.Si., MM. – Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Soppeng.
Roslinda, SP. – Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng.
Achmad Syaifuddin Fachri, SP., M.Agb. – Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Perekonomian dan Infrastruktur pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Soppeng.
Helianisyah, SE. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng.
Hj. Rahmawati, SKM., MM. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Soppeng.
Wiwik Astuty, ST., M.Si. – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum pada Kelurahan Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa.
Andi Surya Anggreni, S.Sos. – Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat pada Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata.
Zainal Rahman, S.ST. – Kepala Seksi Pemerintahan pada Kecamatan Marioriawa.
Amri, S.IP. – Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat pada Kecamatan Lilirilau.
Sufiriongi, S.IP. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Lilirilau.
Andi Asham Mahi, S.IP. – Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata.
Hj. Fitri Yani, SE. – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum pada Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau.
Nurjayanti, S.STP. – Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Soppeng.
C. Kepala Sekolah
Arissaputra, S.Pd. – Kepala UPTD SPF SDN 240 Walemping.
Muhammad Ali Ramli, S.Pd. – Kepala UPTD SPF SDN 37 Kabaro.
Masykurah, S.Pd.SD. – Kepala UPTD SPF SDN 260 Kampung Baru.
Mardiana, S.Pd. – Kepala UPTD SPF SDN 17 Bila.
Nurul Muhlisa, S.Si., M.Pd. – Kepala UPTD SPF SDN 166 Laburawung.
Hasnidar, S.Pd. – Kepala UPTD SPF SDN 33 Solie.
Marlina, S.Pd.SD. – Kepala UPTD SPF SDN 261 Watang Belo.
Hj. Arianti, S.Pd.SD. – Kepala UPTD SPF SDN 242 Balubue.
Bintang, S.Pd.SD. – Kepala UPTD SPF SDN 241 Addagange.
Arisal Purnama, S.Pd. – Kepala UPTD SPF SDN 276 Latappere.
Asdawati, S.Pd. – Kepala TK Negeri Samaturue Salotungo.
D. Pejabat Fungsional
dr. Hariati Hamzah, Sp.MK. – Dokter Ahli Pertama pada UPT RSUD La Temmamala.
Helida Hatta, S.Gz. – Nutrisionis Ahli Pertama pada UPT RSUD La Temmamala.
Jumaini, S.Tr.Kes., Ftr. – Fisioterapis Penyelia pada UPT RSUD La Temmamala.
Inayah Sri Anshari, S.Kep.Ns., M.Kes., Sp.Kep.MB. – Perawat Ahli Muda pada UPT RSUD La Temmamala.
Suardi Y, S.Pd.Gr. – Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 29 Cenrana.
Herna Ningsih, S.Pd., M.Pd. – Guru Ahli Muda pada UPTD SPF SDN 269 Allangkiangenge.
Vera Tri Utami, S.Pd.Gr., M.Pd. – Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 236 Taletting.
Astri Purnamasari, S.Pd.Gr., M.Pd. – Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 138 Congko.
Ambo Amang, S.Pd., M.Pd. – Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 11 Umpungeng.
Sultan, S.Pd., M.Pd. – Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 11 Umpungeng.
Sandi Muhardiansyah, S.Pd.Gr., M.Pd. – Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 143 Limpotenga.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pejabat yang dilantik untuk memperkuat komitmen pengabdian, meningkatkan efektivitas kerja, serta mendorong pelayanan publik yang semakin baik.

Dengan penempatan pejabat sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, Pemerintah Kabupaten Soppeng diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih optimal.

(Red)

Kepala MAN 1 Soppeng Bangga, Falihah Tembus Grand Final OPI IPB 2026 dan Raih Golden Ticket


Soppeng, Sigapnews.com, Kebanggaan menyelimuti keluarga besar MAN 1 Soppeng setelah salah satu siswinya, Falihah Shobiroh R. Hasruddin, berhasil menembus Grand Final Olimpiade Penelitian Indonesia (OPI) IPB Tahun 2026 sekaligus mengantongi Golden Ticket.

Prestasi membanggakan tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah di Kabupaten Soppeng mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam bidang penelitian dan inovasi.

Keberhasilan Falihah turut mendapat apresiasi dari Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., saat pertemuan di Ruang Kerja Bupati Soppeng, Rabu (14/10/2026).

Bupati menyambut positif pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Falihah menunjukkan besarnya potensi generasi muda Soppeng yang perlu terus didukung melalui pembinaan, pemberian kesempatan, serta perhatian terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kreativitas, dan berani berkompetisi di berbagai bidang.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian yang diraih anak didiknya.

“Alhamdulillah, kami keluarga besar MAN 1 Soppeng menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang luar biasa atas keberhasilan salah satu peserta didik kami menembus Grand Final Olimpiade Penelitian Indonesia (OPI) IPB Tahun 2026 sekaligus berhasil mengamankan Golden Ticket,” ungkap Musmuliadi.

Menurutnya, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Ada kerja keras, ketekunan, serta semangat belajar Falihah yang didukung oleh pendampingan guru, peran orang tua, dan komitmen madrasah dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kalangan peserta didik.

Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah memiliki peluang yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan meraih pencapaian di tingkat nasional.

“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan menggapai cita-cita setinggi mungkin,” tegasnya.

Musmuliadi menambahkan, MAN 1 Soppeng akan terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, karakter, kreativitas, dan daya saing.

“MAN 1 Soppeng akan terus berkomitmen melahirkan generasi yang beriman, cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Dari madrasah di Kabupaten Soppeng, kita buktikan bahwa prestasi dan inovasi mampu menembus panggung nasional,” tuturnya.

Keberhasilan Falihah Shobiroh R. Hasruddin diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya sekaligus mendorong dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng untuk semakin serius mengembangkan potensi siswa, terutama dalam bidang penelitian, kreativitas, dan inovasi.

Prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi MAN 1 Soppeng bahwa madrasah bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan ruang tumbuhnya generasi muda yang mampu menghasilkan karya dan berprestasi di tingkat nasional.

(Red)

Sabtu, 10 Oktober 2026

Pj Sekda Andi Haeruddin Terima Piagam Penghargaan untuk Pemkab Soppeng di Harkopnas Sulsel 2026


Luwu Timur, Sigapnews.com, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin, menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (10/10/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas pelaksanaan verifikasi dan validasi tercepat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Andi Haeruddin menerima piagam itu mewakili pemerintah daerah.

Dalam piagam bertanggal 30 September 2026 tersebut, Pemkab Soppeng tercatat sebagai penerima penghargaan kategori Kepala Daerah dengan Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Tercepat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Penghargaan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Pekan Expo Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026, yang dipusatkan di Sorowako bersamaan dengan peringatan Harkopnas ke-79.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, anggota DPRD provinsi, para kepala daerah, ketua DPRD kabupaten/kota, serta kepala dinas yang membidangi koperasi.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat peran koperasi dalam mendukung pemasaran produk UMKM. Koperasi juga diharapkan menjadi saluran distribusi stimulus dan bantuan pemerintah agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono turut menegaskan bahwa pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Koperasi diarahkan untuk menyalurkan barang bersubsidi sekaligus menampung hasil produksi warga, mulai dari sektor pertanian dan peternakan hingga produk UMKM.

Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan mampu memperluas akses pemasaran produk lokal dan memperkuat distribusi kebutuhan masyarakat.

Penerimaan penghargaan oleh Pj Sekda Andi Hairuddin menandai pengakuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaksanaan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Jumat, 09 Oktober 2026

Kabut Putih Selimuti Soppeng Selama 3 Hari, Sumbernya Belum Diketahui

Poto : Ilustrasi kabut putih menyelimuti kawasan pengunungan kabuoaten Soppeng.

Sigapnews-Fenomena kabut putih menyelimuti Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan dalam tiga hari terakhir.

Kabut tersebut terlihat menggantung di wilayah Watansoppeng dan sekitarnya sejak pagi hingga malam hari. Asal kabut putih tersebut belum diketahui pasti hingga Jumat (10/10/2026).

Sejumlah warga menyebut kabut sudah terlihat sejak tiga hari lalu. Muncul pertanyaan di masyarakat apakah kabut tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang terbawa angin.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait sumber kabut tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap beraktivitas seperti biasa dengan menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

(redaksi)

Kamis, 08 Oktober 2026

Warga Binaan Rutan Watansoppeng Kini Bisa Tempuh Paket A, B dan C, Dr. Nur Alim Buka Program Pendidikan


Soppeng, Sigapnews.com, Warga binaan Rutan Kelas IIB Watansoppeng mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C yang diselenggarakan bersama PKBM Rumah Amma, Kamis (8/10/2026).

Program pendidikan nonformal yang disertai penguatan literasi tersebut resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Drs. H. Nur Alim, M.Pd.

Program ini ditujukan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Melalui kegiatan belajar tersebut, mereka diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, mengembangkan kemampuan, serta memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembukaan program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pembinaan warga binaan selama berada di Rutan.

Warga Binaan Diberi Kesempatan Melanjutkan Pendidikan

Pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan PKBM Rumah Amma mencakup Paket A setara sekolah dasar, Paket B setara sekolah menengah pertama, dan Paket C setara sekolah menengah atas.

Kegiatan belajar dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan dengan didampingi tiga tutor. Selain materi pendidikan sesuai jenjang, warga binaan juga mendapatkan penguatan literasi untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, memahami informasi, dan berpikir kritis.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.

Menurutnya, kesempatan belajar harus tetap terbuka agar setiap orang dapat meningkatkan kualitas diri, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Rutan Watansoppeng dan PKBM Rumah Amma dalam menghadirkan layanan pendidikan langsung di lingkungan Rutan.

PKBM Rumah Amma Dorong Semangat Belajar

Penyelenggara PKBM Rumah Amma, Rima Aprilyani, S.E., mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjangkau warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh, tidak hanya untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga untuk memperluas wawasan dan mengembangkan keterampilan.

Menurutnya, latar belakang dan kondisi seseorang tidak seharusnya menghilangkan kesempatan untuk belajar dan memperbaiki masa depan.

Melalui pendidikan, warga binaan diharapkan semakin percaya diri dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Pendidikan Menjadi Bekal Setelah Masa Pembinaan

Kepala Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Dedi Nugroho, A.Md.IP., S.H., M.MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pendidikan kesetaraan tersebut.

Ia menilai pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan karena memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kemampuan diri.

Dedi berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan dimanfaatkan oleh warga binaan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Andi Nur Alam, S.Pd., M.Pd., Penilik PAUD dan PNF Zulkifli Suhardi, S.Pd., jajaran Rutan, pengelola dan tutor PKBM Rumah Amma, serta warga binaan peserta program.

Kerja sama antara Rutan Watansoppeng, PKBM Rumah Amma, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng diharapkan memperluas akses pendidikan bagi warga binaan.

Dengan tersedianya pembelajaran Paket A, B dan C, warga binaan kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, meningkatkan keterampilan, dan menyiapkan langkah baru menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

(Yund)

Soppeng Perkuat Deteksi Kanker Serviks, Layanan Pap Smear dan HPV DNA Resmi Diluncurkan


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng memperkuat upaya pencegahan kanker serviks dengan menghadirkan layanan pemeriksaan Pap Smear dan HPV DNA.

Layanan tersebut resmi diluncurkan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng melalui kegiatan skrining di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Soppeng, Kamis (8/10/2026).

Peluncuran ini sekaligus menjadi ajakan kepada perempuan di Soppeng agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan tidak menunda pemeriksaan hanya karena belum merasakan gejala.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Muhammad Evinuddin, mengatakan deteksi dini memiliki peran penting dalam menghadapi kanker serviks.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai muncul keluhan sebelum melakukan pemeriksaan.

“Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau gejala. Lebih baik mengetahui lebih awal daripada terlambat mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Menurutnya, tersedianya layanan Pap Smear dan HPV DNA diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan deteksi dini.

Dinas Kesehatan menyiapkan empat tempat layanan Pap Smear di Labkesda Kabupaten Soppeng. Masyarakat juga dapat mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas, untuk mendapatkan informasi dan layanan skrining.

Selain pemeriksaan, kegiatan tersebut diisi sharing session bersama dr. Wiwi, Sp.OG. Materi yang disampaikan membahas pencegahan, deteksi dini hingga penanganan kanker serviks.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mengingatkan agar perempuan tidak mengabaikan kesehatan dirinya sendiri.

Ia mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam keluarga sehingga menjaga kesehatan pribadi juga menjadi hal yang tidak kalah penting.

“Jangan merasa takut, malu, ataupun ragu untuk melakukan pemeriksaan. Skrining bukan berarti kita sedang sakit, tetapi merupakan langkah bijak untuk mengetahui kondisi kesehatan kita sedini mungkin,” katanya.

Suarni juga meminta kader PKK ikut mengambil peran dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi tentang pentingnya skrining perlu terus disampaikan kepada keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar agar semakin banyak perempuan memahami manfaat pemeriksaan dini.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Soppeng, yakni Dharma Wanita, Adhyaksa Darmakarini, Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Aisyah dan Wahdah Islamiyah.

Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watansoppeng, Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Soppeng, tenaga kesehatan serta kader PKK.

Muhammad Evinuddin menyampaikan apresiasi terhadap dukungan TP PKK dan organisasi perempuan yang ikut menggerakkan program skrining tersebut.

Ia berharap layanan yang telah diluncurkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan dan tidak berhenti sebatas kegiatan launching.

Dengan semakin mudahnya akses pemeriksaan, perempuan di Soppeng diharapkan berani mengambil langkah deteksi dini. Sebab, pemeriksaan kesehatan tidak harus menunggu tubuh memberikan tanda atau keluhan.

(Yund)

Photos

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved